Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19 di Bali Hari Ini, Selasa 16 Maret 2021

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Selasa (16/3/2021). Jokowi dijadwalkan meninjau pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 massal di Pulau Dewata itu.

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Jokowi bertolak ke Bali dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekitar pukul 08.30 WIB dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Dia diagendakan untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di dua lokasi, yakni di Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar.

Setibanya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Jokowi akan langsung menuju lokasi pertama kunjungan kerja di Kabupaten Gianyar. Di sana, akan digelar vaksinasi massal yang diperuntukkan bagi para pelaku industri pariwisata, pimpinan umat beragama, perwakilan budayawan, perwakilan pemuda, hingga masyarakat setempat.

Selanjutnya, Kepala Negara juga akan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kota Denpasar yang diperuntukkan bagi para pekerja industri pariwisata di Bali.

Jokowi direncanakan kembali menuju Jakarta pada sore hari setelah rangkaian kunjungan kerja tersebut.

Didampingi Pramono Anung

Pada kunjungan kali ini, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Seperti diketahui, program vaksinasi di Indonesia sudah dimulai sejak 13 Januari 2021 dimana Jokowi menjadi orang pertama yang disuntik vaksin produksi Sinovac. Pada tahap awal, vaksinasi diprioritaskan kepada 1,5 juta tenaga kesehatan.

Selanjutnya, vaksinasi Covid-19 tahap dua diberikan kepada petugas layanan publik dan orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun. Petugas layanan publik yang dimaksud yakni damkar, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, kepala atau perangkat desa.

Selain petugas layanan publik dan lansia, pemerintah juga memprioritaskan vaksinasi Covid-19 pada pedagang pasar, pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik), tokoh agama dan penyuluh pada tahap dua ini. Kemudian, wakil rakyat, pejabat pemerintah dan ASN, petugas keamanan, petugas pariwisata, hotel, restoran, atlet dan pekerja transportasi publik.[liputan6.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan