Mahfud Md Jawab Kritik Amien Rais soal 'The Wrong Man for The Wrong Job'

Politikus Partai Ummat, Amien Rais, mengkritik Menko Polhukam, Mahfud Md, berubah dan kini menjadi 'the wrong man for the wrong job'. Apa respons Mahfud Md?

"Ndak apa-apa, itu ndak perlu ditanggapi," kata Mahfud Md di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (15/3/2021).

"Orang berubah, tidak berubah itu kan urusan Pak Amien Rais," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, kritik Amien Rais itu disampaikan melalui video yang diunggah di akun YouTube-nya, Amien Rais Official. Video itu diunggah pada Sabtu (13/3) berjudul 'IT'S NOW OR NEVER!'.

Amien Rais awalnya mengatakan kekuasaan negara yang sudah dikalahkan oleh perusahaan asing. Dia mengutip pernyataan Mahfud Md.

"Kekuasaan negara sudah dikalahkan oleh multinational corporation (MNC) dan belakangan lebih populer dengan nama transnational corporation (TNC), bahkan Mahfud Md yang jadi Menko Polhukam yang jabatannya lumayan tinggi, Mahfud pernah mengatakan bahwa ini saya quote, 92 persen calon kepala daerah dibiayai cukong," kata Amien Rais.

"Kaya Mahfud lagi ini saya quote, di mana-mana calon itu 92 persen dibiayai oleh cukong dan sesudah terpilih melahirkan korupsi kebijakan, masih kata Mahfud korupsi kebijakan itu biasanya berupa lisensi penguasaan hutan, lisensi tambang dan lisensi lainnya yang lebih merugikan masyarakat," lanjut Amien Rais.

Amien Rais lalu menyinggung Mahfud Md. Dia mengatakan Mahfud kini sudah berbeda.

"Jadi ini Mahfud ketika masih bagus saya kira, masih ngomong secara jujur, tetapi Mahfud yang sekarang sudah jauh berbeda. Mahfud yang sekarang ini emang sudah berubah ya, mengapa demikian, wallahualam, jadi sekarang jadi the wrong man for the wrong job, ini kritik saya," lanjut Amien Rais.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan