Moeldoko Dinilai Sosok Penting di Pemerintahan, Tak Perlu Mundur dari KSP

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Seiring hal tersebut, desakan agar Moeldoko mundur dari jabatan KSP bermunculan. 

Menurut Sekjen Komite Rakyat Nasional (Kornas Jokowi), Akhrom Saleh, Moeldoko tak perlu mundur dari KSP. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membutuhkan orang-orang seperti Moeldoko.

"Presiden Jokowi perlu orang-orang yang memiliki karakter seperti Pak Moeldoko yang berani pasang badan dan jadi benteng bagi Jokowi. Apalagi, pasca Pilpres telah terbukti tiga orang penjaga Istana seperti Pak Pratikno (Mensesneg), Pak Pramono (Setkab) dan Pak Moeldoko tidak tergantikan posisinya,” ujar Akhrom dalam keterangannya, Jumat (12/3/2021).

Akhrom menilai, setiap harinya terdapat banyak permasalahan yang masuk ke KSP. Bila KSP tidak diisi orang orang seperti Moeldoko, tentu bakal mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya. Dalam tiga tahun juga terbukti mampu mengawal program prioritas Jokowi.

“Salah satunya menurut saya, ia mengawal program Reforma Agraria Pak Jokowi yakni adanya Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Penguatan Kebijakan Program Reforma Agraria. Saya kira itu sangat nyata langkah tepat Pak Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan dalam mengawal program prioritas Presiden Jokowi,” ujarnya.

Senada diungkapkan Ketua Umum Sekretariat Bersama Jokowi, Bayutammi Sammy Amalia. Menurutnya, Moeldoko tak perlu mundur, lagi pula soal posisi di KSP menjadi hak prerogratif Presiden.

“Selama ini kita mengetahui Pak Moeldoko dengan segena jiwa raga membantu pemerintah, khususnya Presiden. Beliau selalu siap untuk menjadi bemper dan garda terdepan membela Presiden Jokowi," tuturnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan