RI Mulai Suntikkan Vaksin AstraZeneca, Ketua MUI Jatim Jadi Salah Satu Penerima Pertama

Indonesia secara resmi memberikan suntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca pada Senin, 22 Maret 2021. Salah satu penerima pertama adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah.

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadiri langsung penyuntikan perdana vaksin tersebut di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.


"Saya divaksin AstraZeneca," kata KH. Hasan seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Kesehatan di laman Sehat Negeriku pada Selasa (23/2/2021).

"Ayo seluruh umat Islam jangan ragu-ragu. Vaksinasi hukumnya wajib" tandasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi memastikan bahwa antusias masyarakat besar dalam mengikuti program vaksinasi. Ia juga memastikan kesiapan baik dari pemerintah kabupaten, rumah sakit, dan puskesmas yang ada.

Jokowi menyebut bahwa ia telah bertemu dengan MUI Jawa Timur dan para Kyai di provinsi tersebut, terkait penggunaan vaksin AstraZeneca.

"Jawa Timur siap diberi vaksin AstraZeneca dan segera akan digunakan di pondok pesantren – pondok pesantren yang ada di Jawa Timur. Itu patut kita apresiasi," kata Presiden Jokowi.

Vaksinasi di Sidoarjo dan Jombang

Menurut Hasan, Jokowi juga telah bertemu dengan kiai sepuh. Pria asal Solo itu juga mendengarkan pendapat serta respons dari mereka, bersama para pengasuh pondok pesantren terkait vaksinasi.

"Memang seharusnya (vaksin AstraZeneca) dimanfaatkan program vaksinasi pemerintah karena tujuannya tidak lain untuk menjaga jiwa dan keselamatan rakyat," kata Hasan.

Terkait vaksinasi di Jawa Timur, terdapat beberapa lokasi penyuntikan di Kabupaten Sidoarjo antara lain: Pendopo Kabupaten Sidoarjo, RSUD Sidoarjo, 18 puskesmas dan 10 rumah sakit swasta rujukan COVID-19.

Sementara di Kabupaten Jombang selain bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang, vaksinasi juga serentak dilaksanakan di seluruh Puskesmas.

Jumlah peserta vaksinasi di Pendopo Kabupaten Jombang sendiri sebanyak 150 orang, terdiri dari Kyai dari Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, PP Mambaul Ma’arif Denanyar, PP Salafiyah Safiiyah Tebuireng, dan PP Darul Ulum Rejoso.[liputan6.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan