Tiba di Tanah Air, Skuad Bulu Tangkis Indonesia di All England 2021 Disambut Hangat

Rombongan Tim Bulu Tangkis Indonesia di All England 2021 telah tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Pesawat Turkish Airlines TK56 yang mengantarkan Kevin Sanjaya Sukamuljo cs ini mendarat pada pukul 19.30 WIB, Senin (22/3/2021).

Pada pukul 20.05 WIB terpantau rombongan tim satu per satu turun dari bus dan memasuki Gedung VVIP Terminal 3 Bandara. Mulai dari Greysia Polli, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Apriyani Rahayu, Mohammad Ahsan, beserta manajer, pelatih dan ofisial berjalan perlahan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Terlihat, Jonatan Christie cs mengenakan baju yang tertuliskan nama di punggungnya masing-masing. Prosesi penyambutan ini dipimpin langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali dan Sekjen PP PBSI Listyo Sigit Prabowo, beserta jajaran PBSI dan KONI.

Seluruh atlet dan ofisial secara langsung menyematkan kalung bunga ke lehernya masing-masing yang disambut dengan riuh rendah tepuk tangan hadirin. Sesekali ada yang berteriak "Indonesia, Indonesia".

Setelah prosesi itu, mereka langsung memasuki ruangan untuk melakukan tes kesehatan. Setelah 5 menit kemudian, mereka langsung mengisi tempat duduk yang disediakan untuk menyelenggarakan konferensi pers.

Sebagaimana diketahui, kontingen Indonesia terpaksa harus pulang lebih awal imbas didepaknya mereka dari ajang All England 2021. Pihak panitia mendiskualifikasi seluruh wakil Indonesia di kompetisi ini, karena menumpangi pesawat yang sama dengan seseorang positif Covid 19.

Pada saat itu, pesawat yang ditumpangi tim Indonesia beranjak dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu 13 Maret 2021. Namun, pada Rabu 17 Maret 2021 waktu setempat, bertepatan dengan terselenggaranya babak pertama turnamen ini, mereka mendapat kabar melalui email tentang pesawat yang ditumpangi ada pengidap Covid-19.

Mereka diperintahkan untuk isolasi mandiri selama 10 hari terhitung sampai Selasa 23 Maret 2021 oleh otoritas kesehatan di Inggris atau National Health Service (NHS).

Di hari yang sama, pihak panitia memaksa tim Indonesia untuk mundur dari ajang ini. Padahal, beberapa wakil Indonesia pada hari itu telah memenangkan pertandingan, seperti Ahsan/Hendra yang mengalahkan wakil Inggris Ben Lane/Sean Vendy. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan