Wamenkes: Vaksin AstraZeneca Masih Aman Digunakan

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Laksono mengakui adanya laporan kejadian infeksi dari penggunaan vaksin AstraZeneca dari sejumlah negara. Namun, katanya, angka itu hanya 30 kejadian dari jumlah 5 juta suntikan.

"Memang ada laporan sehubungan ada pengentalan darah yang meningkat dengan kejadian infeksi di beberapa negara, itu kejadian 30 dari jumlah 5 juta suntikan," kata Dante, di Lampung, Senin (22/3/2021).

Meski begitu, kata Dante, angka kekebalan darah tetap mengalami peningkatan. Jika dibandingkan dengan tanpa vaksinasi.

"Tapi biarpun dari 5 juta suntikan itu, kalau diukur dari angka kekebalan darah yang meningkat, itu masih lebih kecil dengan tanpa vaksinasi," ujarnya.

Dante menyebut mengacu pada sidang WHO dan Badan Pemeriksa Obat di Eropa (EMA) tidak ada kaitannya antara peningkatan pengentalan darah dengan kegiatan vaksinasi. Untuk itu, dia menegaskan vaksin AstraZeneca masih aman digunakan.

"Kemudian sudah sidang di WHO, dan di EMA itu Badan POM-nya Eropa menyatakan bahwa tidak hubungan antara peningkatan pengentalan darah dengan kegiatan vaksinasi, vaksin AstraZeneca masih aman digunakan atas keputusan WHO," ucapnya.

Lebih lanjut, Dante menyebut vaksin AstraZeneca akan habis masa pakai dua bulan mendatang. Vaksin itu akan didistribusikan mulai hari ini.

"Soal ekspired-nya yang 31 Mei 2021, mulai hari ini sudah didistribusikan dan nanti akan kita gunakan di beberapa daerah," tuturnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan