Geger Desain Garuda Istana Negara, PUPR: Masih Perlu Pengayaan

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti membenarkan soal desain burung Garuda Istana Negara di ibu kota baru, Kalimantan Timur yang beredar di media sosial. Namun,desain itu baru sekadar ide dan masih membutuhkan pengayaan.

"Ide desain untuk Istana. Masih perlu pengayaan desain," kata Diana saat dihubungi, Selasa (31/3/2021).

Selanjutnya, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur pun ikut buka suara soal desain burung Garuda Istana Negara yang sempat jadi bully-an netizen. Menurut Abdul, desain burung Garuda tersebut sudah sangat pas.

"Menurut saya, sangat pas. Karena tak ada lambang yang lebih sakral selain lambang Garuda. Apa pun itu. Karena ini adalah identitas bangsa kita. Bangsa yang besar dari dua sayapnya menyatukan Indonesia barat dan Indonesia timur yang berdiri gagah di tengah Indonesia," kata Abdul Gafur, Rabu (31/3/2021).

Abdul Gafur justru yakin, jika bangunan Garuda itu nantinya bakal ramai dijadikan tempat berswafoto atau selfie oleh masyarakat.

"Lucu karena masih gambar, entar juga kalau jadi pada selfie-selfie," ujarnya

Dia mengatakan desain Garuda itu hanya perlu dipertebal seninya. Dia mengaku setuju dengan desain tersebut karena merupakan desain karya anak bangsa.

"Hanya perlu seni dipertebal lagi. Seperti lambang di dadanya. Tapi pada intinya saya sangat setuju dan itu adalah karya yang sangat baik dari anak bangsa untuk bangsanya," ungkapnya.

Untuk diketahui, desain ini ramai diperbincangkan setelah video yang menunjukkan gambar desain burung Garuda ini diunggah oleh pematung Nyoman Nuarta lewat akun Instagramnya @nyoman_nuarta, Selasa (30/3/2021). Dia mengatakan desain tersebut merupakan desain terpilih untuk ibu kota negara di Kalimantan Timur.

Beragam komentar pun muncul. Beberapa warganet menilai desain burung Garuda itu tidak cocok untuk ibu kota negara.

"Bangunan istana tidak cocok sama sekali malah terkesan norak pak. Maaf sebelumnya!" tulis akun @tribudianto53.

Hal senada juga diungkapkan oleh warganet lainnya. Desain itu dianggap norak.

"Maaf pak, agak norak desain pak, kayak sayap burung kena lem," kata akun @gamananta123. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan