Mahfud MD: 92% Warga Papua Pro-Indonesia, Hanya Segelintir Orang Pemberontak

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah memandang tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai aksi terorisme. Karena itu, ia menegaskan bahwa rakyat Indonesia berpedoman pada resolusi PBB yang menyatakan bahwa Papua dan Papua Barat adalah bagian dari Indonesia, dan 92 persen warganya pun menyatakan pro NKRI.

"Sikap pemerintah dan rakyat Indonesia termasuk Papua sudah tegas berpedoman pada resolusi PBB, maka Papua termasuk Papua Barat adalah bagian sah dari NKRI. Dan itu tidak ada satu pun negara yang menolaknya," ujar Mahfud MD dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Kamis (29/4/2021).

Setiap kekerasan yang memenuhi unsur UU nomor 5 Tahun 2018 tentang teorisme, maka akan diproses dengan tindakan hukum

"Tindakan terhadap terorisme, bukan terhadap rakyat papua. Tapi ini ke segelintir orang saja. Berdasar survei, 92 persen warga pro Republik Indonesia, hanya ada beberapa gelintir orang yang melakukan pemberontakan sembunyi-sembunyi, gerakan separatis yang merupakan teorisme," kata Mahfud MD.

Karena itu, Mahfud menegaskan bahwa penanganan masalah Papua lebih pada kesejahteraan, bukan isu kemerdekaan.

"Penyelesaian masalah Papua dengan penyelesaian kesejahreraan bukan dengan penyelesaian bersenjata, tidak ada gerakan atau tidakan bersenjata terhadap rakyat Papua, tapi tindakan penegakan hukum pada segelintir orang itu saja," ujar Mahfud.[okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan