6 Fakta Ditemukannya KRI Nanggala 402: Misteri Lokasi Jasad Awak Kapal

Tenggelamnya KRI Nanggala 402 pada 22 April 2021, menyisakan duka mendalam. Tidak hanya bagi keluarga korban prajurit yang bertugas tapi seluruh warga Indonesia lantaran.

Seiring berjalan, lokasi tenggelamnya kapal selam buatan Jerman itu pun ditemukan setelah sejumlah negara turut membantuan pencarian.

Berikut 5 Fakta terkait penemuan lokasi tenggelamnya KRI Nanggala 402:

1. Lokasi Anjungan, Haluan dan Buritan Ditemukan

Pangkoarmada II TNI AL, Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto menyampaikan hasil terkini terkait evakuasi Kapal Selam KRI Nanggala-402. Dikatakannya, TNI AL dibantu Kapal MV Swift Rescue milik Republic of Singapore Navy (RSN) telah menemukan beberapa bagian dari kapal selam tersebut.

Adapun yang ditemukan yakni anjungan (bow section), haluan (sail section), serta buritan (stern section).

Bagian anjungan, kata Iwan juga telah berupaya diangkat oleh salah satu kapal milik Tiongkok, Scientific Salvage Tan Suo 2 Akan tetapi, dikarenakan bobot yang teramat berat, upaya masih belum bisa membuahkan hasil.

2. Kawah Misterius Diduga Tempat Jasad 53 Awak KRI Nanggala 402

Kapal Tan Suo Er Hao milik China menemukan kawah di lokasi tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Bali utara. Di kawah itu, diduga badan tekan (pressure hull) kapal yang di dalamya berisi 53 awak KRI Nanggala.

"Bahwa kawah itu tempat badan tekan atau obyek lain masih belum bisa ditentukan. Ini masih perkiraan saja," kata Panglima Komando Armada II Laksamana Muda Iwan Isnurwanto.

Kawah itu berada di kedalaman 839 meter dengan diameter kurang lebih 38 meter dengan kedalaman kawah 10-15 meter.

3. Murni Kecelakaan, Bukan Meledak

Panglima Komando Armada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto menegaskan tenggelamnya kapal KRI Nanggala-402 di kedalaman 839 meter terjadi karena kecelakaan bukan meledak.

"Kalau meledak kapal-kapal kami yang melakukan evakuasi dan mempunyai kemampuan sonar mendengarkan suara di dalam air, pasti mendengar karena ingat pada saat latihan penembakan dengan torpedo kepala latihan," ujarnya.

4. Serpihan KRI Nanggala 402 Diangkat ke Permukaan

Serpihan ditemukan dan berhasil diangkat dari kedalaman 839 meter oleh sistem robotik yang dimiliki kapal AL China. "Tidak mudah untuk bisa memegang kemudian mengangkatnya," ujar Isnurwanto.

Dia menambahkan, saat ini masih ada tiga kapal AL China yang terus melakukan operasi pencarian KRI Nanggala 402 di lokasi. Terdiri kapal Yongxingdao-863, Nantuo-195 dan Tan Suo-2.

5. Evakuasi Jasad Awak Kapal Terkendala Timbunan Lumpur

Jasad 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang gugur hingga saat ini belum bisa ditemukan dan dievakuasi.

"Mungkin posisinya, ada di kawah tersebut yang berdiameter 38 meter, dengan kedalaman kurang lebih 10 sampai 15 meter. Itupun masih belum bisa masuk ke dalamnya karena memang situasinya sulit untuk bisa ke sana," ujar Pangkoarmada II TNI AL Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto.

Di bagian bawah tersebut bukanlah batu, melainkan lumpur sehingga ada kemungkin badan tekan tertimbun lumpur. Menurut dia, untuk menemukan para awak, pihaknya juga sudah dikerahkan pemancar sonar, namun hasilnya masih nihil.

6. Evakuasi Berakhir 26 Mei

Batas tenggat waktu proses evakuasi KRI Nanggala 402 adalah 26 Mei 2021. Hal itu pun sesuai dengan rapat yang dilakukukan jajaran Koarmada II dengan Angkatan Laut Tiongkok.

"Mungkin (evakuasi) akan sampai dengan akhir bulan Mei ini, tanggal 26 Mei ini. Tapi dengan konsideran yang ada akhir Mei ini. Setelah itu kita akan berkomunikasi secara intensif bagaimana jalan keluarnya," kata Isnurwanto. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan