Diusulkan Masuk RAPBN 2022, Kompor Listrik Gratis untuk Pelanggan 450-900 Va

Dewan Energi Nasional (DEN) mengusulkan agar program konversi kompor LPG ke kompor listrik masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022.

Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto mengatakan, usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar pemberian kompor listrik beserta peralatannya bisa diberikan secara gratis kepada masyarakat golongan tertentu menggunakan anggaran APBN.

Menurut dia, konsep ini sama seperti mengonversi pemanfaatan minyak tanah ke gas alam untuk memenuhi kebutuhan energi di sektor rumah tangga.

"Mudah-mudahan disetujui sehingga di 2022 dimungkinkan untuk golongan masyarakat yang daya listriknya 450-900 VA. Bagi yang dayanya tidak cukup, nanti dapat menaikkan daya listriknya," ujarnya pada launching Penggunaan Kompor Induksi di Lingkungan Setjen DEN, Jakarta, Senin (3/5/2021).

Djoko melanjutkan, dalam Grand Strategi Energi Nasional ditargetkan tidak lagi impor LPG pada tahun 2030. Saat ini kebutuhan LPG sebesar 8,8 juta ton per tahun dan produksi dalam negeri sekitar 2 juta ton.

"Jadi masih 77% impor. Impor ini kita kurangi, salah satunya dengan kompor listrik secara bertahap. Mudah-mudahan nanti di 2030, selain kompor listrik, juga dengan jargas bumi, dan dimethyl ether (DME) untuk mengurangi impor LPG kita," ungkapnya.

Djoko meyakini, pemanfaatan kompor listrik induksi ini akan memberikan manfaat tidak hanya kepada pengguna, tetapi juga perkembangan sektor energi di Indonesia.[okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan