Ini Penjelasan Polisi Terkait Jebolnya Pos Penyekatan Bekasi oleh Pemudik

Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor berhasil menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi- Karawang, pada Minggu 9 Mei 2021 pukul 22.40 WIB. Alhasil, pemudik langsung melenggang dengan mudah masuk jalur Pantura.

Kapolres Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, petugas telah berusaha keras untuk menghalau para pemudik di titik penyekatan Kedungwaringin. Akan tetapi banyak sepeda motor nekat melawan arah membuat arus kendaraan tidak bisa bergerak.

”Guna mengurai kemacetan kami membuka pos penyekatan,” kata Hendra.

Sebelum membuka penyekatan, pihaknya sudah berkordinasi dengan posko penyekatan dibeberapa wilayah berikutnya, seperti Karawang, Purwakarta dan Subang.

”Kita sudah koordinasi dengan wilayah lain, terkait para pemudik ini,” ucapnya.

Hendra menambahkan, pihaknya akan menambah jumlah personil untuk memperkuat posko penyekatan di Kedungwaringin yang berbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang. Sehingga, kata dia, kasus pemudik menjebol pos penyekatan tidak akan terulang ketiga kalinya.

”Kami akan menambah personil, diharapkan kejadian serupa tidak terjadi,” tegasnya.

Jebolnya pertahanan penyekatan di Bekasi tersebut berawal terjadi kemacetan parah arus kendaraan terutama karena sepeda motor. Bahkan sepeda motor nekad melawan arus untuk melewati pos penyekatan yang dijaga petugas gabungan terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Situasi semakin semrawut dan macet tidak bergerak sepanjang 5 kilometer. Petugas gabungan yang berjaga tampak kewalahan dengan membludaknya para pemudik yang memadati dua jalur.

Petugas meminta pemudik untuk putar balik, akan tetapi para pemudik menolaknya. Sehingga sempat macet total sepanjang 5 kilometer.

Situasi semakin panas disebabkan para pemudik terus memaksa untuk melintasi pos penyekatan itu. Khawatir situasi semakin parah dan terjadi hal yang tak diinginkan. Akhirnya pihak Kepolisian membuka barikade penyekatan tersebut. Sehingga, pemudik tampak sumringah dapat melewati titik penyekatan tersebut.

Pembukaan penyekataan dilakukan tak berlangsung lama, sampai situasi arus kendaraan dinilai aman. Sekira pukul 01.50 WIB, pada Senin (10/5/2021) situasi titik penyekatan kembali kondusif. Hingga saat ini, penyekatan kembali diberlakukan dan pemudik yang melintas tetap diperiksa dan diputar balik kembali oleh petugas. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan