Menteri Trenggono Bakal Sulap Probolinggo Jadi Sentra Ekonomi Perikanan di Jatim

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendukung pengembangan industri perikanan di Probolinggo supaya semakin maju. Dia ingin daerah ini dapat menjadi contoh sentra ekonomi perikanan.

"Saya ingin industri perikanan Probolinggo maju, nantinya menjadi model ke depan, menjadi satu sentra ekonomi perikanan," ujar Menteri Trenggono dalam siaran pers, Senin (3/4/2021).

Untuk mempercepat perkembangan, pihaknya menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat pemerintah daerah. Dengan koordinasi yang baik, Probolinggo dapat menjadi sentra ekonomi perikanan di Jawa Timur.

"Silakan berkoordinasi dengan semua eselon I ini, agar nantinya Probolinggo bisa jadi sentra perikanan," imbuh Trenggono.

Adapun sang menteri menyimpulkan bahwa Probolinggo cocok menjadi sentra ekonomi perikanan ketika mengunjungi PPP Mayangan. PPP Mayangan merupakan pelabuhan dengan lahan terluas dan terbesar di Jawa Timur.

Setiap harinya, pelabuhan ini menjadi tempat pendaratan ikan 809 armada kapal nelayan yang didominasi oleh kapal di bawah 30 GT.

Pada tahun 2020, produksi ikan di pelabuhan ini mencapai 12.365 ton, diantaranya ikan remang, gulama, manyung, dan kakap merah. Produk perikanan tangkap berasal dari Laut Arafura.

Ikan kakap merah dari Probolinggo menjadi salah satu produk perikanan yang berkontribusi dalam ekspor perikanan Indonesia.

"Saya berharap disini nantinya akan menjadi satu model pertumbuhan ekonomi dari perikanan laut untuk kemajuan ekonomi wilayah," tuturnya.

Tidak hanya perikanan tangkap, Trenggono berharap Probolinggo terus mendorong kegiatan budidaya dengan prinsip kerberlanjutan.

Di awali dengan menentukan komoditas unggulan, dia meyakini perikanan budidaya akan tumbuh yang berimbas pula pada meningkatnya perekonomian masyarakat.

Menteri Trenggono menyarankan Pemda Probolinggo untuk mengembangkan shrimp estate mengingat udang menjadi komoditas unggulan di Jawa Timur.

Sementara itu mengenai PPP Mayangan, Menteri Trenggono sepakat untuk dilakukan pengembangan. Langkah ini juga salah satu upaya mendukung Probolinggo sebagai sentra ekonomi perikanan ke depannya.

"Anggarannya ada di provinsi, tapi nanti kami akan membantu mengembangkan pelabuhan ini," pungkasnya.[kompas.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan