Ganjar di Tengah Kontroversi: Puji Puan, Unggah Pesan Megawati

Kontroversi antara Gubernur Jawa Tengah Gajar Pranowo dan partainya, PDI Perjuangan, belum reda. Belakangan, Ganjar mencoba meredam isu ini dengan menyatakan menaruh hormat kepada elite PDIP Puan Maharani. Terbaru, Ganjar mengunggah pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dirangkum detikcom, Selasa (1/6/2021), semua bermula ketika nama Ganjar tak diundang PDIP Jawa Tengah ke acara yang dihadiri Puan Maharani. Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto menyatakan Ganjar terlihat terlalu berambisi nyapres. Bambang Wuryanto kemudian mengungkit aksi Puan memenangkan Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2013.

Ganjar buka suara. Ganjar mengatakan saat pertama kali maju melawan incumbent Bibit Waluyo pada Pilgub Jateng 2013, dirinya memiliki elektabilitas yang rendah. Puan saat itu turun memimpin pemenangan agar Ganjar terpilih.

"Maka saya masih ingat dan belum lupa ketika elektabilitas saya masih rendah di 2013, Mbak Puan sebetulnya komandan tempurnya, itu tidak pernah lupa," kata Ganjar seusai rapat paripurna DPRD Jateng, Jumat (28/5/2021).

Ganjar mengaku tak ada konflik dengan Puan, bahkan mengungkap budi baik Ketua DPP PDIP tersebut yang mempercayainya maju sebagai calon gubernur yang diusung partai pada Pilgub 2013.

"Partai (PDIP) saat itu yang bergerak sehingga saya menang," imbuhnya.

Terkini, Ganjar mengunggah video berisi pesan Megawati terkait Pancasila. Dilihat detikcom, video tersebut diunggah di akun Instagram resmi Ganjar @ganjar_pranowo, Senin (1/6/2021). Video tersebut berdurasi 4 menit.

"Kesatuan Proses lahirnya Pancasila. Founding fathers negara kita telah melakukan sebuah pengejawantahan makna kehidupan masyarakat di Tanah Air," tulis Ganjar.

Ganjar mengatakan dasar Pancasila tercipta dari sebuah penyelaman yang mendalam. Dia menyebut fondasi utama terbentuknya Pancasila melalui pidato Bung Karno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan.

Untuk diketahui, Megawati sempat berpidato soal petugas partai sebelum Ganjar mengunggah video ketua umumnya itu di Instagram. Pada Minggu (30/5/2021), secara virtual, Megawati menyinggung soal petugas partai.

"Maka lebih baik kalau saya boleh bilang, kalau nggak mau jadi petugas partai, saya nggak ngomong lagi anggota partai, petugas partai. Artinya, yang diberi tugas oleh partai, out! Begitu aja, mundur. Jangan lagi orang yang kemarin to. Saya cerita to, saya cerita ada kasus. Saya pecat, nah baru dah, gelimpangan nggak jelas," kata Megawati.

Ganjar sudah buka suara soal petugas partai. Dia setuju dengan pernyataan Megawati.

"Ya (kader) harus nurut, tegak lurus," kata Ganjar.

"Petugas partai harus nurut. Saya setuju," lanjut dia.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan