Jalan Ganjar Beda dengan Jokowi

Relawan Ganjar Pranowo yakni Ganjarist muncul di tengah hubungan panas dengan PDIP. Lantas, apakah jalan Ganjar Pranowo akan sama dengan Joko Widodo (Jokowi) menjelang pilpres?

Pakar politik Universitas Paramadina Hendri Santrio (Hensat) menilai jalan politik Ganjar dan Jokowi berbeda. PDIP memberikan dukungan terhadap Ganjar di Pilpres 2024 cukup berat.

"Kalau kita membandingkan prediksi politik antara Ganjar dan Jokowi, mungkin ini akan berbeda, karena pada saat itu langkah politik Jokowi dan karir politik Jokowi itu berbeda dengan Ganjar Pranowo," kata Hensat kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

Jokowi pada saat menjelang 2014 memunculkan gaya baru yakni blusukan. Sementara Ganjar, saat ini belum memunculkan adanya gaya baru dalam berpolitik, namun aktif di media sosial (medsos).

"Salah satu hal yang membedakan adalah gaya politik Jokowi yang menumbuhkan momentum baru yang namanya blusukan. Sementara Ganjar Pranowo belum mendapatkan itu selain sisi politik dia yang berubah menjadi sisi selebritis sebagai selebritis medsos, YouTuber, bahkan selebgram, perubahannya baru di sana," ujar Hensat.

Soal relawan, Jokowi cukup kuat sejak Pilgub DKI Jakarta 2012. Relawan ini kemudian semakin kuat mencalonkan Jokowi sebagai capres 2014 dengan akar kuat sejak tahun 2012.

"Jalan langkahnya itu akan berbeda dengan Jokowi, nasibnya ya orang-orang masing yang punya. Tapi kalau apakah ujung karir politiknya akan seperti Pak Jokowi? Per hari ini saya katakan akan berbeda," ucap Hensat.

Selain itu, Hensat juga melihat dari sisi kekuatan dukungan partai politik. Hensat menilai Ganjar mendapatkan teguran keras, sedangkan Jokowi pada saat itu tak mendapatkan.

"Pak Jokowi itu dulu itu tidak ada teguran keras dari partai," sebutnya.

"Walaupun ditetapkan terakhir-terakhir, tapi enggak ada hal kegiatan PDIP bahkan menegur, bahkan tidak mengundang, itu tidak ada," sambungnya.

Adanya Ganjarist, relawan pendukung Ganjar, dinilai tak memastikan adanya dukungan dari PDIP. Oleh sebab itu, jalan politik Ganjar dan Jokowi pun dinilai akan berbeda.

"Bukan berarti memastikan bahwa jalur politiknya sama begitu. Bahwa Ganjar juga akan menjadi calon presiden yang didorong per hari ini saya tidak melihat ke sana," imbuhnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan