Kapolda Jawa Tengah Lapor ke Jokowi, Kasus Aktif Covid-19 di Kudus Sudah Turun

Kapolda Jawa Tengah Irjen, Irjen Ahmad Luthfi, melaporkan pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi bahwa kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus sudah berkurang. Kasus Covid-19 di Kudus meningkat drastis beberapa waktu lalu.

"Kudus gimana?" tanya Jokowi saat video conference usai meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (26/6).

"Kudus hari ini angka kasus aktif turun 1.785. Sebelumnya puncaknya 2.480 (kasus)," kata Luthfi.

Selain itu, Luthfi menyampaikan bahwa saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 di Kudus berada di angka 84 persen. Dia mengatakan pihaknya sedang melakukan upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Jepara.

Seperti diketahui, kasus aktif Covid-19 di Jepara mencapai 2.232 orang per 23 Juni 2021. Sebanyak 294 orang dirawat di rumah sakit, dan 1.938 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Seperti diketahui, kasus aktif Covid-19 di Jepara mencapai 2.232 orang per 23 Juni 2021. Sebanyak 294 orang dirawat di rumah sakit, dan 1.938 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Disisi lain, Lutfhi melaporkan bahwa pelaksanaan 1 juta suntikan vaksin per hari di wilayahnya sudah dimulai dan dilakukan secara serentak di 340 titik. Jumlah vaksin yang diterima sebanyak 141.000 dosis.

Dia pun menyanggupi permintaan Jokowi untuk jumlah vaksinasi menjadi dua kali lipat dalam sehari. Jokowi lantas meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyiapkan stok vaksin.

"141.000 dalam satu hari. Kalo ditingkatkan jadi dua kali bisa nggak?" tanya Jokowi.

"Sanggup Bapak," ucap Luthfi.

Sebelumnya, Jokowi menargetkan dua juta suntikan vaksin per hari mulai Agustus 2021. Peningkatan jumlah vaksin ini diharapkan dapat segera membentuk herd immunity atau kekebalan komunal masyarakat.

"Saya berharap dimulai hari ini target satu juta vaksin untuk seluruh Indonesia betul-betul terus kita jaga sampai nanti bulan Juli dan bulan Agustus akan kita beri target 2 kali yang ada sekarang ini," tutur Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal untuk masyarakat di Lapangan Bhayangkara Kompleks Mabes Polri Jakarta, Sabtu (26/6/2021).[merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan