Pendamping PKH Selewengkan Dana Rp400 Juta, Risma: Keluarkan Saja!

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini marah atas ulah pendamping Prorgam Keluarga Harapan (PKH) yang menyelewengkan dana bantuan senilai Rp400 juta selama 3 tahun terakhir ini. Hasilnya dari penyelewengan dana bantuan yang dilakukan oknum pendamping PKH ini ada sejumlah penerima PKH di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, yang sudah terdaftar dan terdata, belum menerima bantuan sama sekali.

Mensos Risma Tri Rismaharini pun meminta polisi agar mengusut tuntas penyelewengan dana bantuan yang melibatkan pendamping PKH tak bertanggung jawab.

“Saya berharap tidak ada lagi seperti kejadian ini, saya minta diusut tuntas, ini masih diusut yang lain oleh Polres Malang yang lain. Jadi kemungkinan masih ada yang lain, yang nantinya akan kita bantu pengembalian kartunya, kepada yang penerima manfaat yang sebenarnya, sehingga kita buatkan kartu yang baru,” ucap Tri Rismaharini, pada Selasa siang (29/6/2021) di Balai Desa Kanigoro, Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (29/6/2021).

Perempuan kelahiran Kediri ini juga memperingatkan para pendamping PKH yang lainnya, agar tak mencontoh ulah oknum pendamping yang menyelewengkan dana bantuan PKH tersebut.

“Coba semua para pendamping lihat apakah kita tega mereka benar – benar orang yang sangat membutuhkan. Saya tidak main – main, saya akan lakukan terus menerus upaya – upaya (penindakan) ini,” ungkap Mensos Risma.

Dirinya meminta para pendamping yang berlaku curang untuk langsung dikeluarkan dari pendamping, dan diganti dengan orang lain yang lebih berintegritas.

“Karena mereka semua berhak, haknya mereka, haknya orang miskin, kenapa kemudian kita tega melakukan itu, kalau tidak cukup, ingin keluar, keluar saja, masih banyak yang ingin untuk dapatkan akses menjadi pendamping,” tegas Risma.

Dia mengingatkan setiap jabatan amanah dan pekerjaan yang diemban ada pertanggungjawaban di sisi Tuhan, kendati di dunia bisa berlaku curang dan tidak ketahuan, namun Risma menegaskan Tuhan tahu apa yang dilakukan oleh makhluk-Nya. Ia pun menegaskan tak akan memaafkan apa yang dilakukan para pendamping PKH yang berlaku curang tersebut. 

“Saya ingin ini momen menyampaikan untuk seluruh pendamping dan siapapun juga di seluruh indonesia, tidak ada lagi kata maaf. Saya tidak akan maafkan, karena yang kita lakukan ini bukan hanya pertanggungjawaban, kalau untuk urusan orang miskin itu pertanggung jawabannya langsung di hadapan Tuhan,” tegasnya dengan nada tinggi.. Jadi saya minta para pendamping semuanya, kalau tidak ikhlas, tidak tulus, mengundurkan diri. kami masih banyak yang ingin menjadi pendamping,” tandasnya.[okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan