Polisi Pulangkan Ratusan Simpatisan HRS yang Diamankan di Polres Jaktim

Polisi telah memulangkan ratusan simpatisan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang diamankan saat hendak melakukan aksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) Kamis kemarin. Ratusan simpatisan HRS tersebut telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing setelah dilakukan pemeriksaan.

"Hingga saat ini sudah tidak ada lagi simpatisan MRS (Muhammad Rizieq Syihab) di Polres Jakarta Timur," ujar Wakasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Suardi saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (25/6/2021).

Suruadi mengatakan pemeriksaan terhadap para simpatisan HRS itu dilakukan hingga pukul 20.00 WIB, Kamis malam. Para simpatisan HRS kemudian dipulangkan usai diperiksa.

"Kemarin sampai pukul 22.00 WIB dilakukan pemeriksaan setelah itu dipulangkan," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan simpatisan HRS sempat diamankan di berbagai tempat, yaitu Polsek Cakung, Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya. Diketahui, dilakukan pemeriksaan swab test antigen acak terhadap 152 orang dan hasilnya ada 4 orang reaktif COVID-19.

"(Ada) 4 orang reaktif di Polres, ini masih kita coba cek, kita tangani bersama Satgas COVID," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).

Sementara itu, massa simpatisan Habib Rizieq hendak menggeruduk PN Jaktim untuk mengawal jalannya sidang vonis HRS dalam kasus tes swab RS Ummi Bogor. Namun aksi dari massa itu dihadang polisi di sekitar Flyover Klender, Jaktim.

Para pendukung HRS tidak terima aksinya dihadang polisi. Kericuhan pun sempat terjadi, hingga polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa.

Ratusan orang diduga simpatisan HRS yang mendatangi PN Jakarta Timur diamankan pihak kepolisian. Hingga pukul 09.04 WIB, sebanyak 200 orang sudah diamankan polisi. Mereka diamankan karena dianggap berkerumun.

"(Sudah) 200 orang (diamankan)," ujar Kapolsek Cakung Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma saat dihubungi detikcom, Kamis (24/6).

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mendapati sejumlah dokumen bertuliskan FPI. Selain itu, kepolisian juga tampak mengamankan buku rekening dan sejumlah laporan keuangan. Belum diketahui secara pasti untuk apa buku rekening dan sejumlah laporan keuangan itu.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan