Andi Arief Parodikan Jokowi, PKB: Bangsa Ini Nggak Perlu Cuitan Sindiran

Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut rezim bingung dalam menghadapi pandemi Corona di Twitter-nya. PKB menilai cuitan saling sindir tak diperlukan saat ini.

"Yang diperlukan bangsa ini 'kerjasama' kolaborasi, solidaritas saling bantu semua kekuatan bangsa ini, pemerintah maupun civil society, political society maupun kekuatan kultural untuk mengatasi pandemi, percepat vaksinasi dan pemulihan ekonomi," kata Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Pria yang akrab disapa Cak Udin ini meminta agar polemik dihentikan. Menurut legislator di Senayan ini, pemerintah sudah melakukan pekerjaan yang terbaik dalam menghadapi pandemi Corona.

"Sudahi berpolemik, bangsa ini nggak perlu cuitan, perang statement atau saling sindir, yang kita perlukan ini kerja bareng semua elemen bangsa," ujarnya.

Namun, menurut Cak Udin, tak mungkin pemerintah bekerja sendirian. Seluruh pihak dinilai harus membantu dan pemerintah harus terbuka mau dibantu.

"Apalah gunanya perang kata kalau nggak nyelesain masalah, peranglah lawan COVID," imbuhnya.

Andi Arief sebelumnya memparodikan Presiden Jokowi dalam menghadapi pandemi Corona. Dalam agan-angan itu, Andi Arief membayangkan pemerintah menerapkan lockdown.

"Saya, Jokowi Presiden RI. Memutuskan upaya besar dilakukan dg "lockdown Nasional" 4 minggu. Pembangunan infrastruktur dan tidak mendesak Ibu kota baru saya tunda. Adapun 100 jt rakyat terdampakdiberikan BLT per minggu 500 ribu. Saya gak pelit sama rakyat," kata Andi Arief, di akun Twitter-nya yang dibagikan kepada wartawan, Jumat (23/7). [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan