Dari AS Sampai Singapura, Deretan Negara yang Bantu RI Tangani COVID-19

Dalam melawan pandemi COVID-19, Indonesia tidak sendiri. Diketahui, ada sejumlah negara yang ikut mengulurkan bantuan dalam berbagai bentuk.

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan selalu terbuka menerima uluran bantuan dari para negara sahabat untuk penanggulangan peningkatan COVID-19.

Sampai saat ini, Kemlu RI menyatakan bahwa ada lebih dari 10 negara yang siap mengirim bantuan mereka untuk Indonesia seperti dikutip detikTravel dari CNN Indonesia, Sabtu (10/7/2021).

Berikut deretan negara yang mengirim bantuan terkait COVID-19 ke Indonesia hingga saat ini:

Australia

Negeri Kanguru menyumbang berbagai kebutuhan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, mulai dari oksigen, alat kesehatan, hingga 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca.

"Hari ini, saya berbicara dengan rekan saya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan mengonfirmasi bantuan langsung ke Indonesia," demikian pernyataan Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, yang dirilis di situs resminya, Rabu (7/7).

Payne kemudian menyebutkan bahwa Australia akan memberikan oksigen dan alat kesehatan senilai $12 juta atau setara Rp 130 miliar. Sumbangan itu termasuk 1.000 ventilator, 700 konsentrator oksigen, 170 tabung oksigen, dan berbagai bahan sekali pakai dan alat medis lain.

Mereka juga akan menyumbangkan 40 ribu alat tes COVID-19 rapid antigen serta 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca. Namun, Australia tak menjelaskan lebih rinci kapan oksigen, alkes dan vaksin itu dikirim ke Indonesia.

Amerika Serikat

Amerika Serikat akan mengirimkan empat juta dosis vaksin COVID-19 produksi Moderna ke Indonesia dalam waktu dekat. Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, menyampaikan langsung rencana pengiriman tersebut saat berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi.

"Sullivan menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mendonasikan empat juta dosis vaksin Moderna ke Indonesia," demikian pernyataan pemerintah AS yang dilansir di situs resmi Gedung Putih, pada 2 Juli lalu.

Gedung Putih menyatakan, bahwa sumbangan vaksin Moderna tersebut akan disalurkan melalui skema COVAX di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Inggris

Pemerintah Inggris dilaporkan bakal menyumbangkan vaksin corona untuk Indonesia. Pernyataan itu diutarakan Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, saat bertemu dengan Menlu RI Retno Marsudi di sela-sela pertemuan menlu negara G20 di Italia, 29 Juni lalu.

"Mengenai jumlah dan waktu pengiriman masih akan kita bahas lebih lanjut," kata Retno dalam konferensi pers virtual.

Jepang

Pemerintah Jepang mengirimkan bantuan 998.400 dosis vaksin COVID-19 produk AstraZeneca ke Indonesia pada 1 Juli lalu. Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar menyatakan, Indonesia menyambut kedatangan 998.400 dosis vaksin AstraZeneca dari Jepang ini.

Kedatangan vaksin tersebut merupakan gelombang pertama dari rencana dua kali pengiriman vaksin dukungan pemerintah Jepang.

Singapura

Pemerintahan Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengirimkan bantuan medis mulai dari tabung oksigen, konsentrat oksigen, ventilator, hingga alat pelindung diri (APD) untuk Indonesia.

Menteri Luar Negeri Vivian Balakhrisnan menyatakan, bantuan itu akan diterbangkan menggunakan pesawat angkut militer Lockheed C-130 milik Angkatan Udara Singapura dari Pangkalan Udara Paya Lebar menuju Jakarta. 

Sementara itu, bantuan tabung konsentrat oksigen yang tidak bisa dibawa menggunakan pesawat dikirim melalui jalur laut dengan kapal pendarat tank milik Angkatan Laut Singapura.

"Pagi ini saya dengan melakukan serah terima bantuan medis COVID-19 kepada Duta Besar Indonesia, Suryo Pratomo, di Pangkalan Udara Paya Lebar, didampingi oleh perwakilan Kementerian Pertahanan Singapura," tulis Vivian melalui akun Facebook, Jumat (9/7).

Selain itu, Pemerintah Indonesia juga melakukan pengadaan secara mandiri (pembelian) dari Singapura berupa 10 ribu unit konsentrat oksigen. Saat ini, 30 unit sudah sampai di Indonesia.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan