Elite PDIP Jawab PD: Demo Kader PDIP Kritik Kebijakan, Bukan SBY

Elite Partai Demokrat Rachland Nashidik menyinggung Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan kader untuk mendemo Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjadi presiden. Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno menegaskan demo kader PDIP untuk menuntut kebijakan, bukan sengaja mendemo SBY.

"Sejauh yang saya ingat, demonstrasi besar yang mendapat dukungan kader-kader kami adalah demo anti-kenaikan harga BBM dan desakan percepatan realisasi UU BPJS. Yang kami kritik kebijakan, bukan mendiskreditkan presidennya," kata Hendrawan, kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Hendrawan juga merespons pernyataan Rachland yang menyebut kader PDIP dari Sekjen Hasto Kristiyanto hingga Jokowi terus mendiskreditkan SBY hingga kini. Hendrawan menilai hal itu tendensius.

"Pernyataan bahwa Sekjen Hasto dan Jokowi terus-menerus mendiskreditkan SBY, saya nilai tendensius dan lepas konteks. Garis perjuangan kami adalah membangun demokrasi yang inklusif dengan dijiwai semangat gotong royong untuk kemajuan negara bangsa," ucapnya.

Meski begitu, Hendrawan mengatakan PDIP tidak melarang kritik yang disampaikan Demokrat. Hendrawan menuturkan PDIP terbuka atas kritik apa pun.

"Kritik-kritik yang konstruktif dari teman-teman Demokrat terus kami jadikan masukan berharga. Dalam demokrasi yang sehat, kritik memiliki peran penting agar cita-cita ideal kehidupan kebangsaan kita terjaga baik," tuturnya.

Sebelumnya, Rachland mengungkit sikap PDIP selama pemerintahan SBY melalui akun Twitter-nya. Dalam kicauan itu, Rachland awalnya menyebut Luhut dan menyinggung SBY turut mendoakan pemerintah.

"Selamat pagi, Pak Luhut. Pak SBY mendoakan Pemerintah dan rakyat Indonesia dari pandemi," kata Rachland dalam cuitannya, Kamis (29/7/2021).

Adapun Rachland menyeret PDIP terkait demo-demo yang dihadapi SBY selama memerintah. Rachland menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan kadernya mendemo SBY.

"Dulu, kalah pemilu, Megawati tak cuma mengkritik: ia kerahkan demo-demo PDIP pada SBY. Kadernya: Hasto hingga Jokowi, mendiskreditkan SBY hingga kini, 7 tahun setelah SBY tak lagi memimpin," kata Rachland. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan