Praka Izroi Foto Bertiga di Geneva Switzerland, Diminta Jangan Tegang-Tegang

Praka Izroi Gajah, anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ramai dibicarakan masyarakat usai insidennya dengan polisi di pos penyekatan PPKM Darurat. Ternyata, Praka Izroi aktif di media sosial, seperti foto yang satu ini.

Praka Izroi Gajah foto bertiga dengan temannya di Geveva Switzerland. Foto itu terpampang di akun media sosial Instagram miliknya, @izroy_gadhah beberapa tahun lalu atau tepatnya 2019.

Anggota Paspampres itu tampak tegang. Bahkan, postingan pengawal pribadi Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin ini juga dikomentari sejumlah temannya.

“Jangan tegang-tegang banget fotonya pak roy,” tulis @riyanto_qncaylybaz.

Komentar itupun dibalas oleh Izroi. Dia menanggapai, kondisi saat itu yang membuatnya tegang.

“Suasananya tegang sih bang...hahaha,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Izroi sempat bersitegang dengan sejumlah petugas yang berjaga di pos penyekatan PPKM Darurat, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu 7 Juli 2021. Adu mulut pun tak terelakan dikarenakan petugas PPKM yang dengan keras melarang Praka Izroi melintasi lokasi penyekatan.

Padahal, Praka Izroi sudah menyampaikan dirinya adalah anggota Paspampres yang hendak menuju ke kesatuannya untuk mengikuti apel. 

Atas insiden itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo telah menemui Danpaspampres untuk meminta maaf secara langsung atas apa yang dilakukan anggotanya di lapangan terhadap Praka Izroi.

"Permasalahan ini sudah selesai. Saya juga sudah minta maaf secara langsung kepada Danpaspamres," kata Ady, Kamis 8 Juli 2021.

Dia menduga ada perilaku anggota Polri yang kurang pantas sehingga terjadi kesalahpahaman. "Memang ada kesalahpahaman dengan anggota yang melakukan penyekatan. Sekarang sudah selesai, situasi kondusif," ucapnya. 

Sementara itu, Danpaspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto menjelaskan duduk perkara ihwal anggotanya Praka Izroi yang bersitegang dengan petugas PPKM Darurat di pos penyekatan Jalan Daan Mogot.

Hal itu disebabkan personel di lapangan belum paham secara benar bahwasanya masyarakat yang bekerja di sektor esensial tetap diperbolehkan melintas. Aturan itu tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan