Risma Soroti Pola DKI Bagikan Bansos Pakai Anjuran Vaksinasi

Menteri Sosial Tri Rismaharini khawatir jika warga penerima bantuan sosial (bansos) dianjurkan vaksinasi terlebih dahulu. Menurutnya, tak menutup kemungkinan warga yang belum divaksin Covid-19 tak diberikan bansos oleh petugas di lapangan.

Risma menilai itu bisa saja terjadi meski vaksinasi hanya berupa anjuran atau bukan syarat wajib bagi calon penerima bansos Covid-19. Risma menjawab itu saat ditanya ihwal langkah Pemprov DKI Jakarta yang menganjurkan warga calon penerima bansos untuk disuntik vaksin terlebih dahulu.

"Nanti kalau ada persyaratan gitu terus vaksin Covid-19 enggak ada malah dia enggak nerima bantuan bagaimana? Terus jadi enggak bisa makan," kata Risma saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (29/7).

Risma cemas aturan semacam itu membuat masalah warga makin bertambah. Misalnya ada warga calon penerima bansos tetapi selama ini kesulitan akses untuk mendapat suntikan vaksin.

Menurut Risma, masalah warga tersebut bisa bertambah. Selain sulit mendapat vaksin, juga jadi tidak menerima bantuan sosial.

"Itu yang harus dipikirkan sama-sama jangan sampai dia orang susah belum punya akses vaksin Covid-19 dan enggak bisa menerima bansos. Kami harus sangat hati-hati soal syarat seperti itu," ujarnya.

Risma mengatakan sejauh ini Kemensos tidak menerapkan aturan semacam itu untuk membagikan bansos kepada warga yang membutuhkan. Menurutnya, Kemensos sangat berhati-hati agar penyaluran bansos bisa tepat guna.

Sebelumnya Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mengimbau warga yang masuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos non tunai untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinsos DKI Jakarta Premi Lasari mengatakan anjuran untuk vaksin bagi penerima bantuan tersebut sesuai dengan aturan pemerintah pusat. Akan tetapi, itu sekadar anjuran atau bukan syarat wajib.

"Perlu diketahui, sesuai Perpres Nomor 14 Tahun 2021, penerima bantuan sosial non tunai berupa beras ini diimbau untuk melaksanakan vaksinasi,"kata Premi dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7). [cnnindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan