Terungkap! Ini Motif Kades di Sragen Pasang Baliho 'Enak Zaman PKI'

Kepala Desa (Kades) Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Samto, nekat memasang baliho 'Enak Zaman PKI' dan bernada memaki pejabat terkait pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Polisi mengungkap, aksi Samto ini dilakukan karena emosi sesaat.

"Dia bilang hanya emosi sesaat," ujar Kapolsek Jenar AKP Suparjono, saat dihubungi detikcom, Kamis (15/7/2021).

Suparjono menyebut Samto sudah meminta maaf terkait pemasangan baliho 'Enak Zaman PKI' itu. Pihaknya juga masih irit bicara karena mengaku masih mendalami kasus baliho 'Enak Zaman PKI' itu.

"Sementara itu saja. Ini masih kita tangani," jawab Suparjono singkat.

Sebelumnya diberitakan, seorang Kepala Desa (Kades) di Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Samto, memasang baliho mengkiritik kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan pemerintah. Samto mengaku tidak setuju dengan kebijakan yang dinilainya menyusahkan masyarakat tersebut.

Baliho berukuran cukup besar tersebut dipasang di depan balai Desa Jenar. Selain bertuliskan kata-kata yang cenderung kasar, baliho ini juga dipasangi foto sang kades berseragam dengan memasang masker di dahi. Begini bunyi baliho tersebut:

IKI JAMAN REVORMASI, ISIH PENAK JAMAN PKI
AYO PEJABAT MIKIR NASIBE RAKYAT.
PEJABAT SENG SENENG NGUBER UBER RAKYAT KUI BANGSAT
PEGAWAI SENG GOLEKI WONG DUWE GAWE IKU KERE
PEGAWAI SING SIO KARO SENIMAN SENIWATI KUWI BAJI**AN

(Sekarang zaman reformasi
Masih enak zaman PKI
Ayo pejabat memikirkan nasib rakyat
Pejabat yang suka mengejar rakyat itu bangsat
Pegawai yang suka mencari orang punya hajat itu kere
Pegawai yang menyia-nyiakan seniman seniwati itu baji**an) [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan