Mensos Risma Marah pada Bank di Riau: Dosa Bantuan Tidak Disalurkan, Hak Orang Miskin

Menteri Sosial Tri Rismaharini langsung bertindak setelah mendapat laporan adanya pemblokiran kartu penerima bantuan sosial. Dia meminta bank penyalur segera membuka blokir seluruh kartu Bansos untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Riau yang sebelumnya diblokir pihak bank.

"Ini yang blokir pihak bank, Kemensos belum ada melakukan pemblokiran kartu. Kasihan bantuannya belum diambil, saya minta semua blokir dibuka hari ini," kata Risma di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa (31/8).

Risma mengingatkan perbankan agar tidak main-main dengan yang disampaikannya. Semua kartu yang diblokir harus dibuka secara serentak.

"Kita buka semua blokir seluruh Riau. Kalau satu-satu susah nanti," tegas mantan Wali Kota Surabaya itu.

Ada lima kabupaten dan kota di Riau yang menyampaikan laporan tidak transaksi dan tidak terdistribusi bansos tahap I dan II. Daerah tersebut yaitu Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar.

Dari total 72.766 keluarga penerima manfaat (KPM) KPH di lima daerah tersebut, 74 KPM tidak terdistribusi pada tahap 1 dan 202 KPM tidak bertransaksi. Sedangkan, pada tahap II, terdapat 822 KPM tidak terdistribusi dan 2.662 KPM tidak bertransaksi.

"Persoalannya banyak kartu yang belum didistribusikan dan terblokir. Kok bisa belum didistribusikan, di mana kartunya sekarang? Saya minta hari ini juga didistribusikan, yang diblokir segera buka blokirnya. Bapak dosa lho kalau tidak menyalurkan, ini hak orang miskin," kata Risma berapi-api.[merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan