Risma Ungkap Langkah Kemensos Tangani Kemiskinan di Indonesia

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma mengungkapkan sejumlah upaya Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menangani kemiskinan di Tanah Air.

Risma menegaskan, selain memberikan bantuan sosial, Kemensos berupaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Jadi yang kita lakukan untuk menangani kemiskinan adalah, bagaimana meningkatkan pendapatan dan menekan pengeluaran,” kata Risma dalam acara “Webinar Mengembangkan Puskesos”, Kamis (12/8/2021).

Risma mengatakan, pertama kementeriiannya berupaya memberikan akses pekerjaan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kedua, ia juga berencana mengembangkan program pelatihan dan bantuan peralatan usaha atau Program Pahlawan Ekonomi.

“Ini adalah bagaimana kita maintain betul warga yang mau berusaha, maka kemudian akan kita latih, treatment, dan kita bantu aksesbilitas maupun peralatannya,” ujar dia.

Politisi PDI Perjuangan ini pun menekankan peran penting dan perlunya ketelitian dari Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dalam menjalankan program tersebut.

Menurut dia, pelatihan dalam hal kewirausahaan dapat mengembangkan pendapatan masyarakat sehingga mereka tidak lagi hanya bergantung dengan dana bantuan sosial (bansos).

“Di sinilah memang agak berat ini, tapi kita harus mulai karena kalau tidak, kapasitas keuangan perorang itu akan berhenti pada kisaran 200.000 sampai 300.000 berupa bansos,” ujar dia.

Risma mengatakan, Kemensos juga akan membantu masyarakat yang ingin berdagang melalui penyediaan tempat usaha di balai yang dibawahi oleh Kemensos.

Ia berharap, bantuan ini dapat menekan pengeluaran masyarakat kecil sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan uang sewa.

“Dan kita juga menyiapkan di balai-kami kami, itu masyarakat yang membutuhkan tempat berdagang, itu bisa kita bangun di situ,” ucap dia.

“Mereka bisa gunakan itu untuk menjual barang dagangannya, siapapun itu, warga di sekitar situ atau siapapun,” kata dia.

Kemensos juga memberikan pemberdayaan kepada penyandang disabilitas.

Selain itu, dalam rangka menekan pengeluaran rakyat kecil, ia berupaya melakukan renovasi rumah tidak layak huni hingga rumah susun murah.

“Dan kemudian biaya pendidikan, serta biaya kesehatan. Nah ini yang kita lakukan, kemudian bantuan-bantuan sosial yang lain,” ucap dia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan