Survei IPO: Erick Thohir Dilirik Calon Pemilih di 2024

Nama Erick Thohir menjadi nama-nama yang kian dilirik oleh calon pemilih pada bursa Pilpres 2024. Hal tersebut berdasarkan survei elektabilitas nasional yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) pada 2-10 Agustus 2021. Selain Eric Thohir, juga ada nama Agus Harimurti Yudhoyono dan Zulfkifli Hasan.

“AHY sangat menonjol, survei April lalu di angka 7,1 persen, meningkat tajam ke 9.9 persen, mengungguli Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil yang sebelumnya masih di posisi atas. Sementara Erick Tohir dari posisi 0.8 persen meningkat ke 4.7 persen. Dan Zulkifli Hasan dari 0.7 persen berada di urutan 14 dari 20 tokoh dinominasikan, meningkat ke 1.9 persen atau di urutan 10. Situasi ini menarik karena mereka belum sepenuhnya mempromosikan diri,” ujar Peneliti Utama IPO, Catur Nugroho dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/08/2021).

Catur menambahkan, pergerakan elektabilitas tokoh-tokoh di luar nama-nama dominan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya yakni, adanya penurunan respon pada tokoh yang sebelumnya populer seperti Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil yang nilainya menurun.

“Temuan IPO ini menunjukkan kegagalan promosi elit politisi, meskipun AHY juga melakukan promosi dan konsolidasi, tetapi posisinya di luar pemerintah mendapat pemakluman publik, sehingga mampu mengungguli tokoh yang agresif beriklan. Erick Thohir dan Zulkifli Hasan adalah elit yang belum menghidupkan mesin popularitas, tetapi justru popularitas mereka tumbuh signifikan” lanjut Catur.

Dalam catatannya terhadap simulasi 20 nominasi nama tokoh pada bursa Pilpres 2024, Catur menyebut Anies Baswedan menempati tempat tertinggi dengan angka 18,7 persen. Dilanjutkan Ganjar Pranowo pada angka 16,5 persen, Sandiaga Uno pada angka 13,5 persen, AHY pada 9,9 persen, lalu Prabowo Subianto 7,8 persen, kemudian Ridwan Kamil 6,2 persen, Erick Thohir 4,7 persen, dan Tito Karnavian 3.6 persen.

“Sementara ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, mengalami perubahan dari periode April 1.5 persen, meningkat ke 2.5 persen, Zulkifli Hasan 1.9 persen, Haedar Nashir 1.7 persen, Puan Maharani 0.9 persen, Said Aqil Siroj 0.8 persen, Gatot Nurmantyo 0.7 persen, Muhaimin Iskandar 0.5 persen, Luhut Binsar Pandjaitan 0.3 persen, dan Surya Paloh 0.2 persen” paparnya.

“Selanjutnya Suharso Monoarfa, Grace Natalie, Mahfud MD, tidak mendapat respon publik atau 0.0 persen,” tandasnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan