Cek Lagi Bunda, Masih Banyak BLT Rp300 Ribu Belum Diambil di Kantor Pos

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan masih banyak masyarakat belum mengambil Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp300 ribu di Kantor Pos. Hal itu disebabkan terbatasnya informasi di lapangan.

"Masih ada masyarakat terdata sebagai penerima manfaat yang tidak hadir dalam sosialisasi mengenai penerimaan BST. Hasilnya, banyak penerima manfaat yang belum menerima bantuan," kata Risma dikutip dari keterangannya, Minggu (12/9/2021).

Pernyataan itu disampaikan Risma saat mengecek langsung penyaluran BLT Rp300 Ribu di Aceh belum lama ini. Tak hanya minimnya informasi, sulitnya kondisi medan juga menjadi kendala penyaluran bansos tunai. Disamping juga banyak lansia yang kesulitan jika harus datang sendiri ke Kantor Pos.

"Sebagian masyarakat belum mengetahui adanya bantuan sosial tunai karena keterbatasan informasi. Ini harus terus diinformasikan dan disosialisasikan," jelas Risma.

Risma menegaskan bagi penerima manfaat yang belum menerima bantuan tidak perlu khawatir. Bagi yang tidak hadir pada bulan pertama tetap akan diberikan sampai batas waktu selama 6 bulan ke depan. "Penerima manfaat bisa mengambil bantuan per 6 bulan, tidak harus setiap bulan," ungkapnya.

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rachmat Djoemadi menjelaskan bagi penerima manfaat yang belum mengambil bansos tunai bisa menanyakan langsung ke Kantor Pos. Di samping itu, bantuan tunai juga disalurkan secara door to door.

Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat dan juga untuk mengurangi mobilitas dari masyarakat untuk mencegah terjadinya kerumunan massa di satu lokasi. Proses penyerahan bantuan yang dilakukan oleh petugas Pos indonesia nantinya akan dan didampingi langsung oleh dinas terkait.

"Apalagi saat ini, PPKM masih diberlakukan di beberapa daerah di Indonesia," ujar dia.

Dia menyatakan Pos Indonesia selalu berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat khususnya di tengah kondisi pandemi saat ini.

"Harapannya, semua masyarakat terdampak Covid-19 dapat segera mendapatkan bantuan sehingga roda perekonomian kembali berputar mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata dia.

Sebagai informasi, BLT Rp300 ribu disalurkan lewat Kantor Pos. Pos Indonesia ditunjuk pemerintah sebagai garda terdepan melakukan pendistribusian kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Berdasarkan laporam Pos Indonesia, sebanyak 21 ribu insan Pos se-Indonesia terus berupaya mengoptimalkan penyaluran bantuan. Selain menerapkan protokol kesehatan ketat, petugas Pos telah menerima vaksin Covid-19.[sindonews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan