Coldplay Colek Jokowi soal Komitmen tentang Iklim, Fadjroel Menjawab

Juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, menanggapi cuitan grup musik Coldplay yang mengajak Jokowi bergabung dalam acara Ban Ki Moon Centre dan koalisi untuk melindungi bumi. Fadjroel menyampaikan terima kasih atas undangan tersebut.

Balasan Fadjroel itu disampaikan lewat Twitter, membalas langsung cuitan Coldplay. Fadjroel berbicara mengenai komitmen Jokowi untuk mengurangi emisi karbon.

"Thank you very much @coldplay for your invitation. Mr. President @jokowi has targeted Net Zero in 2060 and supported Global Methane Pledge as Nationally Determined Contribution (NDC) of Indonesia ~ #BungFADJROEL #GlobalCitizenLive," tulis Fadjroel.

Saat dihubungi, Fadjroel mengatakan ada kesamaan tujuan dari ajakan Coldplay itu dengan upaya keras Jokowi. Fadjroel lantas mengungkap arahan Jokowi soal kolaborasi pentahelix.

"Ada keselarasan tujuan dengan upaya keras Presiden Jokowi dalam menuntaskan program dunia SDGs. Pada 13 Juli 2021, di Sidang Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mencapai target-target SDGs pada 2030 mendatang, meskipun masih menghadapi pandemi COVID-19. Selain itu, Presiden Jokowi selalu menekankan kolaborasi pentahelix baik secara nasional maupun global," ujar Fadjroel.

Sebelumnya, Coldplay membuat cuitan yang membuat heboh. Coldplay mengajak Jokowi bergabung dalam koalisi mendukung komitmen untuk melindungi bumi.

"@Jokowi, maukah kamu bergabung dengan @bankimooncentre dan koalisi penggiat iklim Indonesia di #GlobalCitizenLive dan membuat komitmen untuk bumi? Anda memimpin, maka yang lain akan mengikuti," tulis Coldplay.

Untuk diketahui, Global Citizen Live tahun ini akan serentak digelar di Lagos, Paris, New York, Los Angeles, Rio, Sydney, Seoul, Mumbai, London, dan beberapa kota lain.

Di situs resminya, Global Citizen Live mengajak seluruh warga global, seniman, para pemimpin dari seluruh dunia untuk melindungi planet ini dan mengatasi kemiskinan. Acara 24 jam ini adalah bagian dari kampanye rencana pemulihan untuk dunia, yang berfokus pada COVID-19. Selain itu, kampanye juga untuk mengakhiri krisis kelaparan, melanjutkan pembelajaran untuk semua, melindungi planet ini dan memajukan kesetaraan untuk semua.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan