Di Indonesia, Cuma Satu Provinsi Ini yang Belum Terdampak Varian Delta

COVID-19 Varian Delta sudah menyebar ke hampir seluruh provinsi di Indonesia. Hanya tersisa satu provinsi di Sulawesi yang tidak terdampak varian Delta.

Dikutip dari Healthline, studi terbaru menunjukkan orang yang terinfeksi varian Delta bisa menularkan virus 2 hari sebelum mengalami gejala COVID-19. Hal ini mendorong sejumlah negara kembali menghadapi gelombang baru Corona, termasuk Amerika Serikat.

Adalah studi baru di jurnal Nature yang menemukan penularan presimptomatik terjadi pada kasus varian Delta. Hampir tiga perempat infeksi Delta terjadi selama fase presimptomatik, menurut penelitian tersebut.

"Strain Delta lebih menular. Sebagian karena individu yang terinfeksi membawa dan menyebarkan lebih banyak virus daripada versi sebelumnya," kata Dr Stefen Ammon, direktur medis Gugus Tugas COVID-19 untuk DispatchHealth, sebuah layanan kesehatan.

"Sementara versi COVID-19 sebelumnya sama menularnya dengan flu biasa, varian Delta lebih menular daripada influenza musiman, polio, cacar, Ebola, dan flu burung, dan sama menularnya dengan cacar air," tambahnya.

Satu-satunya provinsi yang tidak terdampak varian Delta adalah Sulawesi Utara. Berikut sebaran varian Delta di seluruh provinsi yang totalnya mencapai 2.229 kasus dari hasil genome sequencing per 27 Agustus 2021 menurut data Balitbangkes Kemenkes RI.

Varian Corona Delta: 2.229

Aceh: 18 kasus
Sumatera Utara: 73 kasus
Sumatera Barat: 75 kasus
Bengkulu: 3 kasus
Sumatera Selatan: 9 kasus
Jambi: 1 kasus
Kepulauan Riau: 3 kasus
Kepulauan Bangka Belitung: 27 kasus
Riau: 30 kasus
Lampung: 3 kasus
Banten: 22 kasus
Jawa Barat: 322 kasus
DKI Jakarta: 751 kasus
DIY: 20 kasus
Jawa Timur: 20 kasus
Jawa Tengah: 191 kasus
Bali: 23 kasus
Nusa Tenggara Barat: 46 kasus
Nusa Tenggara Timur: 102 kasus
Kalimantan Tengah: 3 kasus
Kalimantan Barat: 28 kasus
Kalimantan Timur: 299 kasus
Kalimantan Utara: 16 kasus
Kalimantan Selatan: 17 kasus
Sulawesi Selatan: 14 kasus
Sulawesi Utara: 8 kasus
Sulawesi Tengah: 20 kasus
Sulawesi Tenggara: 20 kasus
Gorontalo: 1 kasus
Maluku: 10 kasus
Maluku Utara: 30 kasus
Papua: 12 kasus
Papua Barat: 12 kasus.

Varian Corona Alpha: 64 kasus

Sumatera Utara: 2 kasus
Riau: 1 kasus
Sumatera Selatan: 1 kasus
Lampung: 1 kasus
Kepulauan Riau: 7 kasus
DKI Jakarta: 37 kasus
Jawa Barat: 10 kasus
Jawa Timur: 2 kasus
Jawa Tengah: 1 kasus
Kalimantan Selatan: 1 kasus
Bali: 1 kasus
Varian Corona Beta: 17 kasus
Jawa Barat: 2 kasus
DKI Jakarta: 12 kasus
Jawa Timur: 2 kasus
Bali: 1 kasus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan