Fadjroel: Saya Bersaksi Presiden Jokowi Teguh Jalankan Konstitusi

Wacana jabatan presiden tiga periode kembali mengemuka setelah gencar rencana amendemen UUD 1945. Seperti diketahui isu ini pernag berembus pada Maret 2021.

Terkait hal ini Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap teguh memegang konstitusi yang berlaku saat ini.

“Saya bersaksi bahwa Presiden Joko Widodo setia dan teguh menjalankan konstitusi UUD 1945, khususnya Pasal 7 amandemen ke-1 yang berbunyi Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan,” katanya melalui akun Instagramnya @Fadjroelrachman, Senin (13/9/2021).

Sebenarnya Presiden Jokowi telah menyampaikan sikapnya pada bulan Maret 2021 lalu. Kala itu Presiden Jokowi dengan tegas menolak wacana tersebut. Dia menyatakan sama sekali tak ada keinginan menjadi presiden tiga periode.

“Saya tegaskan saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi presiden tiga periode,” katanya Senin (15/3/2021).

Dia menegaskan hal itu sudah sering dia sampaikan. Jokowi juga meminta agar tidak ada kegaduhan-kegaduhan baru.

“Apalagi yang harus saya sampaikan? Bolak-balik ya sikap saya tidak berubah. Janganlah membuat kegaduhan baru,” ucapnya.

Menurutnya saat ini pemerintah tengah fokus pada penanganan pandemi. Sehingga tidak ada niat mengubah aturan konstitusi terkait masa jabatan presiden.

“Kita saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi. Dan Konstitusi mengamanahkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama,” tuturnya.[inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan