Jokowi: Vaksin Itu Rebutan & Kita Beli, Bukan Gratisan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini meninjau vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 2 Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, seperti biasanya Jokowi menyempatkan diri untuk berdialog secara virtual dengan para peserta vaksinasi yang mayoritasnya adalah pelajar dan santri pondok pesantren.

Fatimah, salah satu santriwati Pondok Pesantren Alkhairaat Putri Pusat, Palu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena kini sudah mendapatkan vaksinasi.

"Pak kalau bisa jangan hanya kami yang divaksin, tapi orang tua, kakak, adik-adik kami juga turut divaksin agar kami sehat dan siap belajar tatap muka di sekolah," kata Fatimah.

Mendengar pernyataan tersebut, Jokowi hanya tersenyum. Kepala negara kemudian menjelaskan bahwa pemerintah memang ingin seluruh lapisan masyarakat bisa mendapatkan vaksinasi.

"Tapi supaya anak-anaku tau, yang namanya vaksin ini menjadi rebutan semua negara. 220 negara memperebutkan vaksin," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, vaksinasi yang dilakukan di sejumlah negara tidak merata. Ada negara yang sudah mencapai 60% target vaksinasi, ada pula yang masih di angka 2% dari total penduduk.

"Rebutan itu beli lho. Bukan gratisan. Artinya membeli vaksin ini bukan merupakan barang yang mudah," jelasnya.

"Kita berharap semuanya antusias untuk ikut vaksinasi seperti yang disampaikan, bisa segera tatap muka. Setelah divaksin, silahkan kalau kabupaten kota level 3, level 2, level 1 silahkan dilakukan pembelajaran tatap muka kembali tidak ada masalah," katanya.[cnbcindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan