Menkes Cerita RI Dipuji Banyak Negara Usai Kasus COVID-19 Turun Drastis

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya mengikuti rapat bersama para Menkes di dunia termasuk petinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bercerita jika Indonesia kini dipuji sejumlah negara. Baik dari vaksinasi, maupun jumlah kasus harian Corona yang belakangan menurun drastis.

"Untuk mengatasi pandemi mereka juga muji juga oh kok akhirnya turunnya hebat sekali, tapi saya dengan kerendahan hati bilang ya sebagian turunnya itu karena memang kita tim seluruh Indonesia bekerja keras," cerita dia dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube RSUP Persahabatan Kamis (9/9/2021).

Terkait vaksinasi, Indonesia juga menempati posisi enam besar di dunia dalam jumlah suntikan, melampaui Italia. Namun, Menkes Budi juga menyoroti beberapa negara yang cakupan vaksinasinya lebih dari 70 persen seperti salah satunya Israel kembali menghadapi lonjakan kasus COVID-19.

"Dari sebagian negara mungkin setelah India kita kedua lah yang sebagian besar sudah terkena delta, memang kita sempat dicela oleh banyak orang, tapi sekarang yang lain yang mencela kita, kan kena juga," sambung dia.

Selain Israel, Budi juga mencontohkan lonjakan kasus Corona yang terjadi di Amerika Serikat. Bahkan, kasus hariannya sudah melampaui 100 ribu per hari.

Hal ini yang seharusnya menjadi kewaspadaan bagi masyarakat Indonesia. Sebab, lonjakan virus SARS-CoV-2 COVID-19 bisa terjadi kapan saja terlebih di tengah munculnya varian baru dan ketidakdisiplinan protokol kesehatan.

"Jadi sekarang saya liat negara-negara yang vaksinasi-nya sudah tinggi sekali seperti Israel malah kasusnya sekarang jumlahnya tinggi sekali daripada wave sebelumnya," beber dia.

"AS juga saya rasa sudah di atas 150 ribu new cases per day, Jepang saja sampai lima kali lipat naik lebih tinggi daripada yang sebelumnya. Jadi kalau saya bilang sih sekarang kita alhamdulillah sudah turun, tetapi belajar dari pengalaman sebelumnya ini bukan saatnya kita berbangga hati justru kita harus rendah hati dan benar-benar tetap waspada," pungkasnya.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan