Penyerangan Posramil Maybrat, Pangdam Kasuari Geram: Kejar Para Pelaku

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, geram dengan aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang telah menyerang Posramil Kisor di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Dia sudah memerintahkan jajaran untuk mengejar para pelaku.

Mayjen Cantiasa mengatakan, dalam penyerangan ini ada empat prajurit TNI yang gugur saat bertugas. Lima orang selamat serta dua luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

"Penyerangan ini dilakukan dengan senjata tajam. Pelakunya kelompok teroris atau KKB," kata Mayjen TNI Cantiasa di Kodam Kasuari, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (2/9/2021).

Dia menegaskan, sudah meminta jajarannya untuk mengejar para pelaku. Sebab mereka sudah berani mengusik keberadaan TNI yang sesungguhnya memiliki hubungan baik dan kerap membantu masyarakat di Kampung Kisor dan sekitarnya.

"Kalau mereka sudah berani menggebrak meja, kita yang harus hancurkan," ujar Pangdam sambil menggebrak meja di sela-sela jumpa pers tersebut.

Menurut dia, selama ini personel TNI di Posramil Kisor memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat. Mereka kerap membantu warga untuk kebutuhan pertanian, peternakan, pertukangan, bahkan sempat upacara 17 Agustus bersama.

"Hubungan warga dan prajurit TNI di kampung tersebut selama ini terjalin baik," ujarnya.

Sebelumnya puluhan orang diduga KKB menyerang Posramil Kisor pada Kamis dini hari tadi. Empat prajurit TNI gugur dalam aksi keji tersebut.

Danpos Lettu Dirman ditemukan di semak belukar sekitaran pos. Sementara tiga anggotanya masing-masing Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, berada di dalam pos. Penyerangan terjadi saat para korban beristirahat.

Satu orang prajurit TNI hilang dalam penyerangan itu atas nama Pratu Ikbal. Satu orang luka berat atas nama Sertu Julianto. Semua korban saat ini dibawa ke RS Maybrat. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan