Polisi Buru-Tetapkan 17 DPO Penyerang Posramil di Maybrat hingga 4 TNI Gugur

Empat anggota TNI Angkatan Darat (AD) gugur usai diserang sekelompok orang yang diduga berasal dari kelompok separatis teroris (KST) di Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat. Polisi menetapkan 17 daftar pencarian orang (DPO) yang diduga menjadi pelaku penyerangan.

"Polda Papua Barat akan memberikan rilis terkait DPO 17 pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia yang terjadi pada tanggal 2 September 2021 pukul 03.00 WIT di Kisor, Kab Maybrat, Papua Barat. Dalam kejadian tersebut, telah mengakibatkan gugurnya 4 personel TNI AD," ujar Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi kepada wartawan, Jumat (10/9/2021).

Ke-17 DPO itu bernama Silas Ki, Manfred Fatem, Musa Aifat, Setam Kaaf, Titus Sewa, Irian Ki, Alfin Fatem, Agus Kaaf, Melkias Ki, Melkias Same, Amos Ki, Musa Aifat, Moses Aifat, Martinus Aisnak, Yohanes Yaam, Agus Yaam, Robi Yaam. Silas Ki sendiri diketahui merupakan Ketua KNPB sektor Kisor yang menjadi penggagas dari kegiatan penyerangan tersebut.

Adam menjelaskan, polisi sudah menangkap 2 terduga pelaku berinisial MY dan MS. Maka, total pelaku yang diduga menyerang Posramil Kisor, Maybrat, berjumlah 19 orang.

Lebih lanjut, Adam meminta para DPO menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Dia menegaskan TNI-Polri akan memburu mereka sampai tertangkap.

"Diharapkan kepada para tersangka agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," terang Adam.

"Kami TNI-Polri akan terus memburu pelaku hingga pelaku tersebut menyerahkan diri atau ditangkap," imbuhnya.

Peristiwa Penyerangan

Sebelumnya, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan diserang sekelompok orang. Penyerang diduga kelompok separatis teroris (KST).

"Sejauh ini komunikasi antara anggota TNI di Posramil Kisor dengan masyarakat lokal wilayah Aifat Selatan cukup baik, tidak ada potensi gangguan teritorial, sehingga kami menduga penyerangan Posramil ini dilakukan oleh KST," kata dia dalam konferensi pers di markas Kodam XVIII/Kasuari di Manokwari, Papua Barat.

Penyerangan itu terjadi pada Kamis (2/9), sekitar pukul 04.00 WIT. Berdasarkan keterangan lima anggota selamat, ada lebih dari 30 orang yang menyerang.

"Lebih dari 30 orang dengan menggunakan senjata tajam (parang) menyerang pagi hari mengakibatkan empat anggota TNI AD gugur, dua lainnya luka bacok, sementara lima anggota lainnya dalam keadaan selamat," kata dia.

Empat prajurit TNI gugur akibat penyerangan tersebut. Mereka diserang saat dalam kondisi tidur.

Tiga prajurit TNI ditemukan tewas di dalam Posramil, yakni Serda Amrosius, Praka Dirham, dan Pratu Zul Ansari. Sementara satu prajurit lainnya, yaitu Komandan Posramil Kisor, Lettu Chb Dirman, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam semak-semak belukar tak jauh dari pos. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan