Anak Risma: Memang Dasarnya Tukang Marah, Ndak Usah Kaget

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kedapatan marah-marah lagi saat mendatangi tempat supplier Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini diketahui dari video yang viral di media sosial, Rabu (13/10/2021) kemarin.

Menanggapi kerapnya Risma marah-marah , sang putra Fuad Benardi mengakui sifat ibunya tersebut. Menurut Fuad, Risma juga sering marah-marah ketika berada di rumah.

"Memang dasarnya tukang marah ya seperti itu. Di rumah juga seperti itu, ndak usah kaget," tulis Fuad di akun Instagramnya @fuadbenardi, Kamis (14/10/2021).

Untuk diketahui, dalam video viral terlihat Risma sedang beradu mulut dengan dua warga. Perdebatan dalam suara tinggi serta teriakan membuat keributan di daerah itu.

"Kami mempertanyakan kedatangan ini. Ini tempat supplier di sini, kami mempertanyakan kenapa ibu datang di sini. Ini tempat salah satu oknum supplier di sini, ada apa di sini, itu yang perlu kami tanyakan," kata salah satu pria yang membalas ucapan Risma dalam nada tinggi.

Video itu juga memperlihatkan beberapa pihak berusaha merelai antarkeduanya. Namun, pria tersebut tetap berteriak meminta penjelasan kedatangan Risma di sana. "Sebentar, kamu jangan fitnah aku ya," kata Risma.

"Bukan fitnah, tidak fitnah," katanya.

"Tenang! Dengerin! Kamu boleh ngomong, saya juga berhak ngomong," balas Risma.

Mensos kemudian menjelaskan kepada pria itu bahwa ia ke NTB dengan maksud niat baik. "Saya tahu, kalau ga saya niat baik, ngapain saya ke sini itu yang pertama. Yang kedua, saya ini tidak tahu ini supplier atau tidak, saya menteri tidak ngurus ini. Yang ketiga kalau Anda mau memperjuangkan silakan data tak terima," katanya.

"Siap," kata pria itu. "Sekarang saya tunggu (datanya)," kata Risma yang terlihat menunjuk pria itu.

Setelah itu, Risma pergi meninggalkan tempat tersebut bersama jajarannya. Sementara, sang pria masih saja berteriak dengan nada tingginya. [sindonews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan