Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Ajang G20 dan ASEAN

Kawasan Puncak Waringin, Kawasan Batu Cermin serta delapan ruas jalan di Labuan Bajo sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam sambutannya Jokowi menyampaikan setelah dilakukan penataan besar-besaran oleh Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan, Labuan Bajo berubah total.

Apalagi dengan infrastruktur yang sudah lengkap, misalnya tahun depan bandara akan dikembangkan landasan pacu dan terminalnya.

"Alhamdulillah pembangunan berbagai infrastruktur untuk mendukung pariwisata di Labuan Bajo telah selesai dan Labuan Bajo telah siap untuk menyambut kedatangan para wisatawan," kata Jokowi, Kamis (14/10/2021).

Dia menjelaskan untuk hotel, pusat suvenir, creative hub, amfiteater, plaza, citywalk_dan ruang-ruang publik yang lainnya semuanya sudah diperbaiki.

"Saya melihat perubahan wajah itu kelihatan sekali, juga infrastruktur pendukung pariwisata seperti jalan di sekitar kawasan, serta pelabuhan yang khusus melayani pinisi, yacht, dan cruise_ini sudah siap semuanya, ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan setelah diresmikan pada hari ini, hal penting yang perlu segera dilakukan adalah promosi besar-besaran dan menyiapkan Labuan Bajo untuk penyelenggaraan agenda internasional.

"Nantinya ini akan menjadi pendukung penyelenggaraan KTT G20 dan juga nanti akan kita pakai untuk KTT ASEAN di 2023," terang mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Berlanjut ke halaman berikutnya. Langsung klik halaman kedua
Sekadar informasi penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Puncak Waringin dilakukan mulai Agustus 2019 dan selesai pada Maret 2021 dengan luas kawasan yang ditata mencakup 0,39 hektare.

Sementara KSPN Batu Cermin mulai mendapatkan penataan pada Maret 2020 dan selesai pada Maret 2021 dengan luas area yang dilakukan penataan mencapai 2,9 hektare.

Sebelumnya, saat akan menuju Puncak Waringin, Presiden Joko Widodo meminta untuk mengunjungi Pantai Marina terlebih dahulu. Di lokasi ini, Presiden meninjau penataan KSPN Pantai Marina Bukit Pramuka, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Ketika melakukan peninjauan, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan