Pesan Keras Sri Mulyani ke Pegawai Bea Cukai

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan arahan kepada jajaran pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Hal itu dalam rangka Peringatan Hari Bea Cukai ke-75.

Sri Mulyani berpesan kepada jajaran DJBC agar tetap semangat bekerja meskipun dalam suasana pandemi COVID-19. Dia minta setiap pegawai bekerja dengan hati, tidak hanya sekadar rutinitas bekerja pergi pagi, berseragam, absen, lalu kembali ke rumah.

"Saya tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan kepada Anda semua dalam bekerja bukan hanya sekadar bekerja, berangkat pagi, menggunakan seragam, absen dan kemudian kembali ke rumah," kata Sri Mulyani dalam YouTube Kanal Bea Cukai TV, Sabtu (2/10/2021).

Sri Mulyani menjelaskan jika seseorang tidak bekerja pakai hati pasti akan merugikan dirinya sendiri. Untuk itu, dia meminta seluruh pegawai bekerja dengan sungguh-sungguh, bukan karena akan diawasi dan diabsen.

"Orang yang bekerja hanya sekadar suatu rutinitas pada suatu saat dia akan selesai dan tidak akan mendapatkan apa-apa. Bekerjalah dengan hati, dengan passion, dengan seluruh dedikasi yang bukan karena keterpaksaan, namun karena kecintaan," tuturnya.

"Passion dan keyakinan itu akan jadi sumber energi yang luar biasa dalam menjalankan setiap tugas yang Anda lakukan. Bekerja dengan pikiran, hati dan keikhlasan serta keyakinan bahwa yang kita lakukan adalah baik bukan untuk diri kita sendiri, namun untuk bangsa dan negara," tambahnya.

Dalam Ulang Tahun Bea Cukai ke-75 ini, Sri Mulyani meminta DJBC terus memperbaiki diri di bidang penguatan integritas dan kelembagaan, pelayanan dan pemeriksaan, mencegah dan melakukan penindakan yang efektif, menjaga penerimaan negara dan mendukung perekonomian secara optimal.

"Bea Cukai harus terus memperbaiki diri. Ini adalah tugas yang harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran di DJBC dari pucuk atas pimpinan hingga pelaksana, dari pelaksana hingga pucuk pimpinan, semuanya bekerja bersama dalam ritme dan gelombang serta tujuan yang seragam," tandasnya.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan