1 Orang Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan AKBP Dermawan!

Polisi telah meningkatkan status satu anggota Pemuda Pancasila yang ditangkap setelah mengeroyok AKBP Dermawan Karosekali. Anggota Pemuda Pancasila ini kini ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi wartawan, Jumat (26/11/2021).

Zulpan mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah alat bukti untuk menetapkan pelaku tersebut sebagai tersangka. Hasil pemeriksaan anggota PP itu terbukti melakukan pemukulan kepada AKBP Dermawan.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus pengeroyokan kepada AKBP Dermawan Karosekali. Polisi masih menyelidiki pelaku lainnya.

"Nanti kita lihat hasil perkembangan pemeriksaan ya. Tapi sementara yang pemukulan itu satu. Dia sudah ditetapkan tersangka karena alat bukti sudah cukup, alat bukti sudah terpenuhi. Nanti keterangan dia gimana, apakah dia bilang ada temannya yang ikut mukul," ujar Zulpan.

1 Pengeroyok dari Pemuda Pancasila

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan pihaknya telah menangkap satu orang pelaku yang terlibat pengeroyokan terhadap AKBP Dermawan Karosekali.

Tubagus mengatakan pelaku tersebut adalah anggota Pemuda Pancasila. Dia diamankan dari lokasi aksi massa.

"(Pelaku pengeroyokan) kan ditangkap di acara PP dan berseragam PP," tutur Tubagus Ade menjelaskan identitas pelaku adalah anggota Pemuda Pancasila, Kamis (25/11).

Polisi saat ini masih mengembangkan pemeriksaan terhadap pelaku tersebut untuk mencari pelaku lainnya.

"Kepada yang bersangkutan saat ini masih terus dikembangkan," ucap Tubagus.

Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 tersangka terkait demo Pemuda Pancasila yang berakhir ricuh itu. Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam saat demo.

AKBP Dermawan saat ini masih menjalani perawatan di RS Polri. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan AKBP Dermawan mengalami sejumlah luka di tubuhnya. AKBP Karosekali juga mengalami luka di kepala akibat pukulan benda tumpul hingga nyeri di pinggang akibat ditendang oleh anggota PP.

"Luka hematoma akibat pukulan benda tumpul pada kepala serta luka-luka pada punggung," ungkap Sambodo.

"Nyeri pada pinggang kiri akibat tendangan berkali-kali," sambungnya.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan