Erick Thohir Buka Suara soal Fotonya Mejeng di ATM BUMN

Pembahasan mengenai sosok menteri yang fotonya ada di mesin ATM bank-bank BUMN atau Himbara bikin heboh. Menteri itu disebut-sebut sengaja muncul di ATM untuk melakukan kampanye terselubung.

Banyak yang menyebut menteri yang mau kampanye tersebut adalah Erick Thohir, yang merupakan Menteri BUMN. Erick menolak mentah-mentah anggapan kampanye.

Dia mengakui fotonya terpampang di mesin ATM BUMN, namun dia menegaskan hal itu bukan untuk mengkampanyekan dirinya. Erick menegaskan kampanye dilakukan untuk mengenalkan nilai AKHLAK pada sumber daya manusia BUMN kepada masyarakat.

"Di aset BUMN kita kampanye AKHLAK kok, bukan pilih Erick Thohir. Saya juga nggak propagandakan keberhasilan saya," ungkap Erick dalam acara Kick Andy, Senin (15/11/2021).

Hal semacam ini pun tidak terjadi sekali. Sebelumnya aset-aset dan fasilitas BUMN juga pernah digunakan untuk mengkampanyekan 3M hingga imbauan vaksinasi COVID-19 oleh Erick.

Di sisi lain, banyak kementerian pun melakukan hal yang sama seperti Erick.

"Banyak kementerian memasang baliho di kantornya juga kan dia memanfaatkan fasilitas publik di kementeriannya malah, kan bukan kampanye diri sendiri juga," pungkasnya.

Awalnya pembahasan soal menteri yang kampanye lewat ATM datang dari pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah. Dia menyebut urusan capres membuat para menteri menomorduakan tugas utamanya serta menyebabkan konflik kepentingan.

"Misalnya saja saya menemukan konflik kepentingan, seorang menteri bidang ekonomi memasang video dirinya di layar ATM bank Himbara, saya kira ini tidak elok," kata Said kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

detikcom sempat mencoba mendatangi beberapa ATM milik bank BUMN. Di salah satu kantor cabang BNI, di gerai ATM-nya seluruh mesin ATM terdapat video standby yang menampilkan foto Menteri BUMN Erick Thohir.

Dalam video singkat yang diputar berulang-ulang itu terlihat Erick Thohir yang menjelaskan mengenai nilai dasar yang harus diterapkan seluruh BUMN yakni AKHLAK.

AKHLAK merupakan akronim Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai dasar di BUMN ini memang diterapkan oleh Erick semenjak dia menjabat sebagai Menteri BUMN. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan