INA Jokowi & Dubai Ports Teken Kontrak Rp 106 T, Garap Ini!

Dana abadi Indonesia atau sovereign wealth fund (SWF) bernama Indonesia Investment Authority (INA) yang dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Februari 2021, melakukan kerja sama dengan DP World (Dubai Ports World) dengan nilai US$ 7,5 miliar atau setara dengan Rp 106,50 triliun (asumsi kurs Rp 14.200/US$) dalam kemitraan jangka panjang.

CEO INA Ridha Wirakusumah mengatakan kerja sama ini ditujukan untuk meningkatkan sektor kelautan dan pelabuhan Indonesia dalam ekosistem manufaktur global.

Kemitraan antara INA dan DP World dinilai akan meningkatkan pengoperasian pelabuhan, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan daya saing nasional.

"Sektor maritim dan pelabuhan Indonesia adalah kunci untuk mendukung perdagangan dan konsumsi di seluruh nusantara, dan kolaborasi dengan DP World ini akan memungkinkan kami untuk menyelesaikan masalah biaya logistik yang tinggi dan inefisiensi pelabuhan," kata Ridha dalam siaran persnya, dikutip Senin (1/11/2021).

Sejalan dengan itu, CEO DP World Group H. E. Sultan Ahmed Bin Sulayem mengatakan DP World menyadari potensi besar Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, serta proyek yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan fasilitas pelabuhan.

"Melalui kemitraan kami dengan INA, kami berkomitmen untuk mendukung inisiatif nasional yang menciptakan nilai dan menghadirkan keahlian untuk memodernisasi infrastruktur maritim Indonesia," terangnya.

Nantinya, DP World dan INA akan membentuk konsorsium dan tim kerja untuk menjajaki investasi infrastruktur logistik di Indonesia, termasuk investasi hinterland, terminal darat, taman kargo, sistem jaringan pengumpan, transportasi darat, dan kawasan industri.

Selain itu, perusahaan yang berkantor pusat di Dubai ini juga akan menjajaki kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Kerja sama ini oleh DP World akan dilakukan dengan memanfaatkan platform investasi bersamanya dengan Caisse de dépôt et placement du Québec (CDPQ) yang sejak diluncurkan pada 2016 telah berinvestasi di 12 terminal pelabuhan secara global di berbagai tahap siklus hidup aset.

DP World CEO & MD Asia Pacific dan Australasia Glen Hilton mengatakan, dengan kerja sama dengan INA ini, maka perusahaan akan fokus membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk menciptakan nilai di seluruh rantai pasokan Indonesia.

"Dengan menggabungkan pengalaman dan teknologi disruptif kami dengan mandat INA untuk memaksimalkan dampak ekonomi, kami optimis dapat meningkatkan kinerja rantai pasokan Indonesia," terangnya.

DP World adalah perusahaan perusahaan logistik multinasional yang beroperasi berbasis data yang diklaim menghadirkan teknologi kelas dunia dan praktik terbaik untuk mengembangkan terminal dan aset pelabuhan baru.

Perusahaan ini berkantor pusat di Dubai, Uni Emirat Arab dan fokus menyediakan jasa logistik kargo, operasi terminal pelabuhan, jasa kelautan, dan zona perdagangan bebas.

Di Indonesia, nantinya perusahaan ini akan memperkenalkan praktik terbaik globalnya termasuk optimalisasi operasi, inovasi layanan, teknologi disruptif, dan prinsip keselamatan.

Teknologi logistik mutakhir mencakup penumpukan otomatis sepenuhnya untuk menghilangkan inefisiensi, sistem hyperloop untuk pengiriman kargo cepat, dan 100% sarana transportasi kargo listrik yang berkelanjutan.[cnbcindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan