Luhut Sampai Prabowo Bakal Kelola Aset Sitaan BLBI

Pemerintah melalui Satgas BLBI sudah melakukan penyitaan beberapa aset yang dijaminkan oleh obligor/debitur terkait utang BLBI. Aset yang disita ini akan digunakan untuk kepentingan negara.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md menjelaskan, pada tahap awal aset bernilai Rp 492 miliar akan diberikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kementerian/Lembaga (K/L) untuk dikelola.

"Sebagai tindak lanjut pengelolaan aset BLBI oleh satgas, pada hari Kamis lusa 25 November 2021, Satgas BLBI akan menyerahkan aset eks BLBI sebagai hibah kepada Pemda Bogor dan 7 K/L negara dengan pendapatan status penggunaan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (22/11/2021).

Ketujuh K/L yang menerima adalah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kepolisian RI, Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Ini akan digunakan untuk menunjang tugas dan fungsi dari K/L maupun pemda dalam melaksanakan pelayana publik kepada masyarakat," jelasnya.

Secara rinci, untuk Kemenag salah satu aset yang diberikan untuk dikelola adalah yang berada di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Luas aset yang berada di lokasi tersebut mencapai 1.107 meter persegi.

Selain itu, pemerintah dikatakan akan melakukan penyitaan ke lebih banyak aset yang sudah dijaminkan oleh obligor/debitur BLBI.

"Satgas BLBI akan terus melakukan upaya untuk memastikan pengembalian harta ke negara dan memastikan bahwa aset BLBI dikelola dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah," tegasnya.[cnbcindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan