Momen Tak Biasa Saat Ratu Maxima Sapa Jokowi di KTT G20 Italia

Terselip momen menarik dalam forum KTT G20 di Roma, Italia. Ratu Maxima dari Belanda terlihat menghampiri Presiden Jokowi dan melepaskan maskernya agar dikenali.

Momen itu terlihat dari video yang diunggah di YouTube G20 Italia seperti dilihat detikcom, Senin (1/11/2021). Momen itu terjadi saat Ratu Maxima hendak menyampaikan pidatonya.

Sejumlah pemimpin di KTT G20 tampak berbincang sebelum pidato Ratu Maxima dimulai. Ratu Maxima awalnya terlihat duduk di tempatnya.

Tak jauh dari kursi Ratu Maxima, Presiden Jokowi terlihat berdiri dan berbincang dengan PM Inggris Boris Johnson. Jokowi tampak didampingi oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ratu Maxima yang melihat Jokowi berada di dekat kursinya, langsung berdiri. Ratu Maxima menghampiri Jokowi dan Boris Johnson.

Ratu Maxima terlihat melambaikan tangannya ke arah Jokowi. Ratu Maxima kemudian melepaskan maskernya agar dikenali Jokowi.

Setelah itu, Jokowi dan Ratu Maxima tampak berbincang sebentar. Jokowi terlihat tertawa saat bertemu Ratu Maxima. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pidato dari Ratu Maxima.

Seperti diketahui, Indonesia secara resmi menerima estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia. Penyerahan presidensi tersebut dilakukan pada sesi penutupan KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola, Roma, Italia.

Perdana Menteri Italia Mario Draghi secara simbolis menyerahkan palu kepada Jokowi yang kemudian mengetukkan palu tersebut. Jokowi mengapresiasi Italia yang telah berhasil memegang presidensi G20 tahun 2021.

"Saya sampaikan selamat kepada Italia yang telah sukses menjalankan presidensi G20 di tahun 2021. Indonesia merasa terhormat untuk meneruskan presidensi G20 di tahun 2022," ujar Jokowi dalam keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Jokowi menjelaskan bahwa presidensi G20 Indonesia akan mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar 'Recover Together, Recover Stronger'. Pertumbuhan yang inklusif, people-centered, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan, menjadi komitmen utama kepemimpinan Indonesia di G20.

"Upaya tersebut harus dilakukan dengan cara luar biasa, terutama melalui kolaborasi dunia yang lebih kokoh, dan inovasi yang tiada henti. G-20 harus menjadi motor pengembangan ekosistem yang mendorong kolaborasi dan inovasi ini. Hal ini yang harus terus kita perdalam pada pertemuan-pertemuan kita ke depan," jelasnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan