Ngabalin Respons Fadli Zon yang Sindir Jokowi soal Banjir Sintang: Banyak Baca

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, menganggap politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, kurang baca. Pasalnya, Fadli menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) kapan ke wilayah banjir Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).

"Umpama Fadli, ya saya kira terima kasih ya dia memberikan apresiasi atas peresmian Sirkuit Mandalika. Tapi kalau dia nyinyir seperti itu, itu artinya bahwa dia masih butuh banyak baca lagi, banyak baca beberapa regulasi untuk dia memahami," kata Ngabalin kepada wartawan, Sabtu (13/11/2021).

"Karena, dengan statement itu, tidak terlalu etis bagi seorang anggota DPR, karena saya mengukur dengan dirinya saya waktu saya menjadi anggota DPR RI," imbuhnya.

Kurang baca regulasi yang dimaksud Ngabalin adalah adanya pembagian tugas dalam penanganan bencana di suatu wilayah. Suatu bencana di wilayah tertentu, menurut Ngabalin, dapat ditangani secara langsung oleh pemerintah daerah (pemda) hingga lembaga/kementerian.

"Karena begini, negara ini kan distribusi pengaturan penanganan, semua lembaga/kementerian itu kan masing-masing mengurus, umpama seperti bencana, tentu ada badan yang mengurus. Kemudian ada pemda, ada tingkatnya. Mungkin Fadli belum baca. Mungkin Fadli belum baca regulasi, belum baca aturannya," ujarnya Ngabalin.

Ngabalin pun bercerita bahwa saat dirinya menjadi anggota DPR RI, dia bersama anggota Dewan lainnya mengumpulkan bantuan untuk korban bencana. Setelah bantuan terkumpul, bantuan tersebut disalurkan kepada para korban.

"Ada memang di bencana-bencana tertentu yang ditangani langsung oleh pemda, oleh pemda provinsi, tingkat bawahnya lagi itu oleh pemda tingkat dua atau kota, di atasnya lagi itu ada badan-badan negara/pemerintah," imbuhnya.

Presiden Jokowi sebelumnya memang diketahui menjajal langsung Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Fadli Zon lalu menyindir Jokowi soal banjir di Kabupaten Sintang.

"Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika. Tinggal kapan ke Sintang, sudah 3 minggu banjir belum surut," tulis Fadli di akun Twitter pribadinya, @fadlizon, seperti dilihat, Sabtu (13/11).

Untuk diketahui, banjir telah merendam Sintang lebih dari dua pekan. Banjir di sana belum surut dan menyebabkan ribuan rumah warga terendam.

Pemerintah Kabupaten Sintang telah memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir di wilayahnya selama 30 hari terhitung mulai 13 Oktober hingga 16 November 2021. Tercatat ada 140 ribu lebih warga yang terkena dampak banjir tersebut. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan