Pakar Sebut Pemilih Prabowo Cenderung Beralih ke Sandi Ketimbang Anies

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, berpendapat pemilih Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, cenderung lebih memilih Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, dibandingkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi Presiden RI di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menurutnya, situasi itu terjadi jika Prabowo menyatakan tidak maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

"Hasilnya hampir 96 persen pemilih Prabowo, lebih memilih Sandiaga Uno. Basis pemilihnya mulai berdenyut kembali di berbagai tempat," kata Adi kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/11).

Berdasarkan hasil survei Politika Research and Consulting (PRC) terbaru, ia mengatakan, Sandi merupakan sosok capres yang layak diperhitungkan.

Menurutnya, elektabilitas Sandi mengalami kenaikan signifikan setelah menjabat sebagai Menparekraf.

"Kalau melihat hasil survei yang dirilis PRC minggu lalu, elektabilitas Sandi naik. Tak heran jika publik melabeli Sandiaga Uno barang bagus. Capres yang juga layak diperhitungkan pada 2024, ya Sandiaga Uno. Data di survei PRC begitu," ucap Direktur Eksekutif Parameter Politik itu.

Adi melanjutkan, Sandi dinilai sebagai sosok fleksibel yang mudah diterima semua lapisan masyarakat. Dia juga berkata, Sandi berbeda dengan Anies yang hanya didukung oleh basis-basis kelompok Islam tertentu yang itu-itu saja.

Menurutnya, Sandi merupakan sosok yang mudah untuk dipoles, muda, moderat, dan dekat kelompok manapun.

"Tidak pernah baper [terbawa perasaan] secara politik, santai, pengusaha, sekolahnya bagus," sambung Adi.

Jika Sandi bisa jadi capres di Pilpres 2024, ia menambahkan, perjuangan untuk menang tidak akan terlalu sulit karena Sandi sudah dikenal publik secara luas.

Hasil survei PRC menunjukkan, elektabilitas Sandi bisa menyaingi Prabowo dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi dengan metodologi multi random sampling. Jumlah responden laki-laki dan perempuan hampir sama.

Adapun tingkat kepercayaan atau margin of errors survei ini adalah 2,9 persen. Survei dilakukan sepanjang 8-9 Oktober.

Peneliti PRC Rio Prayogo mengatakan, etalase politik menjelang Pilpres 2024 sebenarnya terkonsentrasi pada tiga nama besar yakni Prabowo, Ganjar, dan Anies.

Kendati demikian, menurutnya, ada empat nama capres yang bisa menjadi alternatif yakni Sandi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

"Dari temuan survei PRC, setidaknya ada empat nama yang dianggap layak dipilih atau dipertimbangkan menjadi calon alternatif," ujar Rio.

Rio menyampaikan, keempat tokoh tersebut masih berpeluang meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya sebelum Pilpres 2024. Menurutnya, Sandi berada di posisi teratas di antara empat capres alternatif tersebut.

"Dari keempat nama tersebut, Sandi memiliki level elektoral paling tinggi [7 persen] dan dianggap layak mengisi etalase politik menjelang Pilpres 2024," ucapnya. [cnnindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan