Polisi: Sajam Dibawa Anggota Pemuda Pancasila Demo Disiapkan dari Rumah

Sejumlah barang bukti senjata tajam disita polisi dari sejumlah anggota Pemuda Pancasila (PP) yang demo di DPR. Polisi menyebut senjata tajam itu sedari awal telah dibawa dari rumah pelaku.

"Senjata-senjata ini dibawa dari rumah, dia (pelaku) tahu mau demo dua bekali senjata ini," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Senjata tajam itu telah disita pihak kepolisian. Senjata tajam itu mulai dari pisau hingga badik.

Menurut Tubagus Ade, pihaknya kini masih melakukan pendalaman terhadap temuan senjata tajam tersebut. Dugaan adanya perintah membawa senjata tajam kini tengah didalami.

"Apakah dengan banyak anggota ormas yang bawa sajam yang saat ini rekan-rekan saksikan kita perlu pengujian ke atas. Apakah ini diperintahkan untuk membawa senjata tajam atau memang inisiatif dari masing-masing perseorangan," terang Tubagus Ade.

Polisi mulai melakukan penyelidikan terkait demo ormas Pemuda Pancasila (PP) di gedung DPR, Jakarta Pusat, yang berakhir ricuh hari ini. Penanggung jawab demo akan segera dipanggil pihak kepolisian.

"Terhadap penanggung jawab demo juga kita akan lakukan pemanggilan untuk kita mintai pertanggungjawaban yang mengakibatkan kegiatan demo hari ini yaitu mengakibatkan kerusuhan dan juga tindakan yang anarkis," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan.

Sejauh ini, total ada 15 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dari demo ricuh tersebut. Ke-15 orang itu ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata tajam.

"Sudah diperiksa awal semuanya membawa senjata tajam. Ini senjata tajam yang sebenarnya tidak perlu dibawa karena membahayakan orang lain dan terbukti ada anggota Polri berpangkat Pamen (perwira menengah) yang dilakukan pemukulan," terang Zulpan. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan