Prabowo Buka-bukaan RI 'Pelototi' Keamanan di Timur Tengah

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto menjadi salah satu pembicara dalam pembukaan The International Institute for Strategic Studies di Manama, Bahrain, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan kalau Indonesia memantau kondisi keamanan dan kestabilan di Timur Tengah. Hal itu tidak lepas dari adanya kelompok ekstremis di Timur Tengah yang memengaruhi kelompok lainnya di Indonesia. Tidak hanya memengaruhi, mereka juga dilatih dan didanai oleh kelompok yang sama.

"Sebagai contoh, hubungan antara Al Qaeda dan Jamaah Islamiyah dan antara ISIS dan afiliasinya di Indonesia J.A.D. Kami sangat monitor hubungan ini dengan seksama," kata Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo bilang Indonesia bakal menjaga hubungan baik dengan pemimpin-pemimpin di Timur Tengah dan dunia Arab dalam melawan teroris. Tujuannya demi mencapai tujuan bersama kestabilan dan keamanan di tingkat dunia, termasuk Indonesia dan Timur Tengah.

"Kami ada candaan, ketika Arab batuk, Indonesia terkena bersin dinginnya," ujar Prabowo

Ketika konflik di Timteng tengah panas, Indonesia bisa terkena dampak. Prabowo enggan hal itu terjadi.

Oleh karena itu, keamanan di Timteng jadi perhatian Indonesia.

"Tensi yang sedikit berlebihan di sini bisa sangat mengganggu akar rumput di Indonesia," kata Prabowo.[cnbcindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan