Rekam Jejak Bisnis Tommy Soeharto yang Asetnya Rp 600 M Disita Negara

Satgas BLBI telah bergerak menyita aset para obligor, salah satunya Tommy Soeharto. Putra mantan Presiden Soeharto ini punya beban utang kepada negara sebesar Rp 2,61 triliun.

Hari ini, Jumat (5/11/2021) Satgas BLBI menyita aset PT TPN berupa 124 hektare (Ha) tanah senilai Rp 600 miliar. Aset itu berada di Kawasan Industri Mandala Putra, Dawuan, Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Lalu, bagaimana dengan profil Tommy Soeharto, termasuk bisnisnya selama ini? dikutip detikcom dari berbagai sumber pemilik nama lengkap Hutomo Mandala Putra atau biasa dikenal Tommy Soeharto adalah anak ke 5 dari 6 bersaudara. Kakak-kakaknya yakni Sigit Harjojudanto, Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Tutut), Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Harijadi (Titiek). Kemudian adik dari Tommy yakni Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek).

Pria kelahiran 15 Juli 1962 itu, memiliki sejumlah bisnis. Salah satunya perusahaan PT Timor Putra Nasional (TPN) yang asetnya disita oleh negara. Perusahaan itu diketahui beroperasi pada 1996 hingga 2000.

Kemudian, ada juga produsen kapal, PT Humpuss. Dikutip dari laman perusahaan, bisnis itu berdiri pada tahun 1984. Perusahaan ini bergerak di sektor pelayaran, pesawat charter, pertambangan, distribusi migas dan bahan kimia, pertanian, petrochemical, properti, manajemen aset.

Kemudian, Tommy juga memiliki perusahaan dibidang distribusi gas alam cair, PT GST Internasional. Perusahaan yang baru saja IPO itu sahamnya sempat anjlok, di hari pertama melantai di bursa September lalu.

GST didirikan pada 1986. Pendirian GTSI diprakarsai oleh PT Humpuss dengan pembentukan divisi pengapalan LNG menyusul berdirinya Humolco Trans Inc. yang merupakan perusahaan joint venture dengan Mitsui O.S.K. Lines. Sejak itu, PT Humpuss Intermoda Transportasi didirikan pada tahun 1992, yang mengoperasikan LNG dan kapal tanker minyak.

Tommy juga merambah bisnis hotel. Diketahui nama perusahaan hotel itu PT Lor International Hotels. Sejumlah hotel ada di beberapa daerah saja. Nama-nama hotelnya yakni Lorin Hotel Solo, Syariah Hotel Solo, Lorin Sentul, dan Lorin New Kuta.

Gurita bisnis Tommy diketahui masih banyak lagi, seperti di sektor properti, ritel hingga penyewaan helikopter di bawah Grup Humpuss.

Pria yang mendapat Pangeran Cendana belakangan ramai karena salah satu perusahaannya memiliki utang yang cukup besar kepada negara. Melalui PT Timor Putra Nasional (TPN) diketahui memiliki utang kepada negara sebesar Rp 2,374 triliun. Tidak sendiri, mewakili perusahaan juga ada Ronny Hendrato.

Tommy Soeharto sendiri telah dipanggil Satgas BLBI pada 26 Agustus 2021. Tommy Soeharto mengutus perwakilannya untuk menghadap Satgas BLBI.

Hingga akhirnya hari ini, Satgas BLBI menyita aset obligor PT Timor Putra Nasional (TPN) yang berada di Kawasan Industri Mandala Putra, Dawuan, Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Adapun aset yang disita ada empat aset tanah yang merupakan jaminan kredit dari PT TPN. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan