Tangguh! Ini Spesifikasi Pesawat A400M yang Dibeli Prabowo

Pemerintah Republik Indonesia secara resmi mengakusisi dua unit pesawat angkut militer Airbus A400M. Akuisisi itu dilakukan di sela-sela Dubai Air Show 2021, tengah pekan ini.

Dalam keterangan resmi Airbus, Menteri Pertahanan RI Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto menyebut pesawat ini akan digunakan sebagai sarana pengangkutan barang dan juga misi terjun payung.

"A400M adalah platform yang benar-benar multi-peran dan akan sangat meningkatkan kemampuan taktis udara-ke-udara Angkatan Udara Indonesia," kata Prabowo dikutip dari rilis Airbus.com, Kamis (18/11/2021).

Lalu apa saja kemampuan pesawat angkut buatan Eropa itu?

A400M memiliki beberapa kemampuan yang membuatnya unggul. Pesawat dengan daya jelajah 8.900 km memiliki tiga kemampuan utama, yakni pengangkutan taktis, pengangkutan strategi, dan juga pengisian bahan bakar di udara.

Pengangkutan taktis sendiri menggambarkan pengangkutan dan pengiriman personel dan barang langsung ke ruang operasi seperti pendaratan di berbagai medan.

Untuk pengangkutan strategis, Airbus menyebut A400M dapat mengangkut barang-barang dan alat logistik yang berat dan berdimensi lebar. Ruang angkut maksimal pesawat ini dapat menampung beban hingga 37 ton.

Sementara itu, pesawat dengan kecepatan maksimum mach 0,72 ini juga memiliki keahlian stand alone dalam melakukan misi pengisian bahan bakar di udara. A400M mengisi bahan bakar dengan skema drogue-receiver mengingat kapasitas bahan bakarnya yang cukup besar.

Kemampuan ini sendiri telah teruji di wilayah Indonesia. Pesawat ini pernah mendarat di bandara Palu, Sulawesi Tengah, saat wilayah itu dilanda bencana gempa besar dan tsunami pada 2018 lalu.

"A400M adalah airlifter besar pertama yang mampu mengangkut beban berat seperti truk bahan bakar dan ekskavator serta makanan, pakaian, dan perbekalan kesehatan menggunakan landasan pacu yang rusak dan pendek di Palu," tulis Airbus dalam keterangannya.

Sementara itu, Prabowo masih membuka ruang untuk menambah pesanan A400M di masa depan. Mantan Danjen Kopassus itu juga menandatangani Letter of Intent untuk memboyong empat pesawat A400M tambahan di masa depan untuk misi pemadaman api dari udara.

"A400M akan menjadi aset nasional dan landasan untuk misi Bantuan Kemanusiaan dan Tanggap Bencana, di luar kemampuan taktis dan udara-ke-udara," tambahnya.[cnbcindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan