'Tos-tosan' Dengan PM Shtayyeh, Ini Janji Jokowi ke Palestina

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan Palestina.

Dukungan tersebut agar Palestina menjadi negara yang merdeka, berdaulat penuh, dan dapat menentukan nasibnya sendiri dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negaranya.

Penegasan ini disampaikan Jokowi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Ibrahim Shtayyeh di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Dunia COP26.

"Palestina selalu menjadi perhatian penting bagi Indonesia," tegas Jokowi, seperti dikutip melalui keterangan resmi Sekretariat Presiden, Selasa (2/11/2021).

Jokowi kemudian menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian Indonesia terkait Palestina. Pertama, Indonesia sangat prihatin dan mengecam berbagai pelanggaran yang terus dilakukan Israel.

Oleh karena itu, Indonesia mengusulkan pembentukan misi internasional sebagai mata dan telinga bagi dunia atas berbagai insiden yang terjadi di Jerusalem.

"Indonesia dalam berbagai kesempatan mengusulkan pembentukan misi internasional di Yerusalem untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga di wilayah pendudukan dan terjaganya status Yerusalem sebagai kota suci untuk tiga agama," ungkapnya.

Kedua, Indonesia juga mendorong negosiasi multilateral yang kredibel.

"Indonesia siap mendorong Kuartet Internasional untuk memulai kembali negosiasi perdamaian sesuai parameter internasional guna mencapai solusi dua negara (the two-state solution) yang dapat hidup berdampingan secara damai. Saya pastikan bahwa Indonesia tetap dan terus mendukung perjuangan Palestina di berbagai forum Internasional seperti PBB, OKI dan GNB," tegas Jokowi.[cnbcindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan