Gibran Cek Heboh Pegawai Pemkot Solo Diduga Pelesiran Tanpa Izin

Pengaduan soal tenaga kerja dengan perjanjian kontrak (TKPK) Pemkot Solo yang diduga pelesiran ke Papua jadi sorotan di media sosial. Oknum tenaga kontrak ini disebut bekerja di DPRD Solo dan sudah tidak masuk kerja 7 hari tanpa izin atasan.

Dari unggahan Twitter @kar*** itu me-mention akun Pemkot Solo, pada Senin (6/12). Dalam tweetnya itu, disebutkan oknum tenaga kontrak yang diduga pelesiran tanpa izin atasan itu berinisial FM.

"@PEMKOT_SOLO Mas wali & anggota Dewan yg terhormat, mohon perhatian dan tindakan yang tepat dalam menyikapi sikap tindak tanduk FM yg statusnya tenaga kontrak di DPRD tetapi dobel job pengurus partai, kok bisa seenaknya tidak masuk kerja 7 hari pergi ke Papua tanpa ijin atasan?" tulis akun tersebut, seperti dikutip detikcom, Sabtu (11/12/2021).

"Tetapi abseninya bisa penuh ? Buat apa pake absen finger kalo masih bisa tandatangan manual. Kita bekerja beneran yang lain malah enak-enakan," sambung dia.

Dimintai konfirmasi, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah mengecek informasi tersebut. Gibran menyebut pihaknya sedang menelusuri soal izin dari tenaga kontrak itu.

"Tanya ke Plt Sekwan sudah dipanggil, pak Plt Sekwan sedang kita telusuri, benar ndak tidak ada izinnya. Bener ndak waktu dia ke Papua ada yang bantu dia absen," terang Gibran kepada wartawan, Sabtu (11/12/2021).

Gibran memastikan tidak akan mentolerir jika ada pelanggaran. Menurutnya aturan harus ditegakkan.

"Aturan ya aturan, ya lihat saja. Ya kita lihat dulu bener tidak ada izin tidak," tegasnya.

Gibran menyampaikan dengan kejadian ini pihaknya juga akan melakukan penelusuran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lainnya.

"Nanti kita telusuri semua (OPD), aturan ya aturan," pungkasnya.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan